Waspada
Waspada » Cegah Penurunan Minat Belajar Siswa, Bobby Serahkan 50 Unit Laptop Dan Wifi Gratis
Medan

Cegah Penurunan Minat Belajar Siswa, Bobby Serahkan 50 Unit Laptop Dan Wifi Gratis

WALI Kota Medan Bobby Nasution menyerahkan laptop secara simbolis kepada sejumlah siswa. Cegah penurunan minat belajar siswa, Bobby serahkan 50 unit laptop dan wifi gratis. Waspada/ME Ginting
WALI Kota Medan Bobby Nasution menyerahkan laptop secara simbolis kepada sejumlah siswa. Cegah penurunan minat belajar siswa, Bobby serahkan 50 unit laptop dan wifi gratis. Waspada/ME Ginting

MEDAN (Waspada): Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution punya perhatian khusus terhadap kondisi pelajar di Kota Medan. Pasca pandemi ada penurunan minat belajar (loss learning) di antara para pelajar karena  terlalu lama tidak masuk sekolah tatap muka.

Untuk mencegah terjadinya loss learning tersebut, Bobby menggandeng sejumlah perusahaan agar menyalurkan CSR-nya dalam bentuk bantuan pendidikan, Jumat (12/3). Sebanyak 50 unit laptop dibagikan kepada sejumlah sekolah di Medan bersama 50 titik Wifi gratis.

Penyerahan tersebut dilakukan Bobby secara simbolis di Lapangan Hoki Kebun Bunga Medan dan di Jalan Pulau Sicanang Medan Belawan.

“Kita tidak mau adik-adik pelajar kehilangan gairah belajar. Maka kita harus beri stimulus agar pelajar tetap semangat menimba ilmu walau dalam masa pandemi yang belum berakhir ini. Inilah salah satu upaya yang kami fokuskan,” kata Bobby.

Adapun sekolah penerima bantuan laptop dan Wifi gratis diberikan kepada pelajar di SMPN 5 Medan, SMPN 7 Medan, dan SMPN 26 Medan.

“Bantuan laptop dan Wifi gratis ini merupakan hasil kerjasama Pemko Medan dan Indomaret serta SGM dalam menyalurkan dana CSR. Dengan diberikannya bantuan ini, diharapkan dapat semakin mempermudah siswa dalam melaksanakan proses belajar-mengajar daring di rumah,” papar Bobby.

Lancar

Wali Kota yang juga menantu Presiden Joko Widodo itu juga menjelaskan telah meyiapkan vaksin untuk diberikan kepada pengajar dan siswa. Jika vaksinasi berjalan lancar, maka proses belajar mengajar tatap muka di Kota Medan akan kembali dibuka.

Ditambahkan suami Kahiyang Ayu itu,  jika nanti sudah dapat menggelar proses belajar-mengajar tatap muka, dalam satu kelas jumlah siswa dibatasi hanya 20 persen sampai 25 persen.

“Saya juga berpesan kepada adik-adik untuk tetap berbakti kepada orangtua karena doa orangtua dapat membantu kita untuk mencapai mimpi, cita-cita, dan keberkahan,” pesan Bobby kepada para pelajar. (m26)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2