Waspada
Waspada » Cegah Baby Boom Layanan KB Berlanjut Di Sumut
Medan

Cegah Baby Boom Layanan KB Berlanjut Di Sumut

LOGO baru BKKBN. Cegah baby boom layanan KB tetap berlanjut di Sumut. Ilustrasi
LOGO baru BKKBN. Cegah baby boom layanan KB tetap berlanjut di Sumut. Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Untuk cegah terjadinya ledakan kelahiran bayi yang tinggi atau baby boom, layanan Keluarga Berencana atau KB tetap berlanjut di Sumut.

Cegah baby boom layanan KB berlanjut di Sumut, dengan bekerjasama dengan fasilitas kesehatan atau faskes di sejumlah kabupaten/kota.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)  Sumut, Drs Temazaro Zega, di Medan, Rabu(3/6).

BKKBN, katanya, tetap mengantisipasi terjadinya baby boom pascapandemi Covid-19 atau virus Corona dengan berbagai program.

Kata dia, sejauh ini BKKBN Sumut melalui PKB di lapangan bekerjasama dengan faskes masih melakukan pelayanan KB.

Langkah itu dilakukan tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19, seperti menggunakan APD, masker pada saat pelayanan.

“Namun apabila masyarakat masih khawatir untuk datang ke faskes pada masa pandemi ini, maka kami mengimbau untuk menggunakan pil atau kondom,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, BKKBN Sumut dan PKB di lapangan juga gencar memberikan pesan advokasi.

Terutama mengenai pentingnya penggunaan alat kontraseompsi pada masa Covid-19, di mana masyarakat lebih banyak di rumah.

Advokasu disampaikan melalui media sosial, dan penggerakan mobil unit Penerangan (Mupen) di 33 kab/kota yang ada di Sumut.

Cegah Baby Boom

Sebelumnya, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo meminta masyarakat menunda kehamilan selama pandemi Covid-19.

Pasalnya, terdapat penurunan peserta Keluarga Berencana pada Maret 2020 bila dibandingkan dengan Februari.

“Tunda dulu kehamilan selama pandemi dan jangan lupa menggunakan alat KB,” kata Hasto.

Hasto mengatakan bahwa BKKBN tengah mengantisipasi adanya kehamilan yang tidak diinginkan dan ledakan kelahiran bayi di masa yang akan datang.

Hasto berharap bidan dan dokter dapat memberikan kritik dan masukan atas kebijakan yang dikeluarkan BKKBN dalam mencegah baby boom.

Hal itu dilakukan guna mencegah permasalahan terkait kependudukan di masa mendatang.

Baby boom adalah ledakan angka kelahiran bayi. Istilah itu biasanya menjelaskan tentang peningkatan kelahiran bayi dalam satu waktu dekat.

Adapun ledakan angka kelahiran bayi yang terjadi bisa menimbulkan beberapa permasalahan terkait kependudukan, kualitas SDM hingga ekonomi. (m22)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2