BPD HIPMI Sumut Bagikan 1.000 Paket Sembako Untuk Anak Yatim Dan Kaum Dhuafa 

BPD HIPMI Sumut Bagikan 1.000 Paket Sembako Untuk Anak Yatim Dan Kaum Dhuafa 

  • Bagikan
BPD HIPMI Sumut bersama Wagubsu dan Wali Kota Medan membagikan 1.000 paket sembako kepada anak yatim dan kaum dhuafa, di Regale Convention, Jalan Adam Malik, Medan, Selasa (27/4). Waspada/Yuni Naibaho
BPD HIPMI Sumut bersama Wagubsu dan Wali Kota Medan membagikan 1.000 paket sembako kepada anak yatim dan kaum dhuafa, di Regale Convention, Jalan Adam Malik, Medan, Selasa (27/4). Waspada/Yuni Naibaho

MEDAN (Waspada): Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatra Utara (Sumut) membagikan 1.000 paket sembako kepada anak yatim dan kaum dhuafa di Sumatera Utara. Pembagian ini dilakukan secara simbolis pada acara buka puasa bersama yang digelar di Regale Convention, Jalan Adam Malik, Medan, Selasa (27/4).

Ketua BPD HIPMI Sumut Reza Pranata mengatakanl, kegiatan buka puasa dan pemberian 1000 paket sembako menjadi bagian dari cara mensyukuri datangnya bulan Ramadhan 1442 H. Seluruh pengurus dari BPC HIPMI  mendukung kegiatan ini dengan berkontribusi aktif.

“Targetnya 1000 paket, namun tadi saya cek paketnya sudah lebih dari jumlah itu. Terima kasih buat teman-teman dari BPC,” ujarnya.

Ditambahkan Reza, kegiatan berbuka puasa dan pemberian paket sembako ini menjadi yang terakhir di masa kepemimpinannya sebagai Ketua BPD HIPMI Sumut. Dalam waktu dekat akan ada agenda pemilihan pengurus yang baru.

“Momen ini sekaligus mengingatkan kita bahwa siapapun pengurusnya nanti, tali silaturahmi kita tetap akan terjaga,” pungkasnya.

Hadir juga Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah yang berharap agar HIPMI Sumut pro aktif dalam membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi.

“Kita tau bahwa kondisi ekonomi sedang sulit akibat pandemi covid-19. Karena itu, HIPMI dapat berperan aktif dengan menjadi pembina bagi pelaku UMKM,” sebutnya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. kata Wagubsu, sangat membutuhkan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat seperti organisasi HIPMI untuk membantu perekonomian.

“Jika setiap organisasi misalnya mempunyai UMKM binaan begitu juga organisasi lain, maka itu akan memberikan dampak besar bagi masyarakat,” ungkapnya.

Peran

Wali Kota Medan Bobby Nasution, menambahkan, peran serta HIPMI Sumut sangat dibutuhkan dalam menggerakkan perekonomian Kota Medan. Apalagi saat ini ekonomi masyarakat Medan terpuruk akibat pandemi.

“Kehadiran HIPMI Sumut harus dapat mendukung program Pemko Medan khususnya dalam mengembangkan UMKM di Kota Medan baik itu dari hulu hingga ke hilir,” kata Bobby.

Pengembangan UMKM ini menjadi salah satu program prioritas dari Wali Kota Medan yang menginginkan agar setiap Kelurahan memiliki satu central UMKM yang tertata dengan baik.

“Central UMKM di setiap Kelurahan ini harus bisa tercipta sehingga nantinya setiap Kecamatan memiliki satu brand UMKM yang terurus,” imbuhnya. (h01)

 

  • Bagikan