Bobby Masifkan Vaksinasi Untuk  Pelajar Menuju PTM

Bobby Masifkan Vaksinasi Untuk  Pelajar Menuju PTM

  • Bagikan
Waspada/ME Ginting Wali Kota Medan Bobby Nasution saat meninjau vaksinasi terhadap pelajar SMP.Waspada/ME Ginting
Waspada/ME Ginting Wali Kota Medan Bobby Nasution saat meninjau vaksinasi terhadap pelajar SMP.Waspada/ME Ginting

MEDAN (Waspada): Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution akan memasifkan vaksinasi terhadap pelajar, terutama yang berusia 12 hingga 17 tahun. Sebab, capaian vaksinasi yang dilakukan sampai saat ini terbilang masih rendah. 

Tercatat baru 4.000 dari total 105.000 jumlah pelajar yang ada di Kota Medan mendapatkan suntikan vaksin. Dengan percepatan vaksinasi yang dilakukan diharapkan dapat membentuk herd immunity sehingga pembelajaran tatap muka (PTM) dapat  kembali digelar.

Penegasan ini disampaikan Bobby Nasution saat meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi siswa SMP di SMP Negeri 23 Medan Jalan Perguruan Tinggi Swadaya, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Kamis (16/9). 

Vaksinasi diikuti 1.000 siswa yang berasal dari 5 SMP Negeri  yakni SMPN 23, SMPN 4, SMPN 8, SMPN 3 dan SMPN 6, dimana masing-masing SMP mengirimkan 200 siswa. Antusiasme para siswa mengikuti vaksinasi cukup tinggi,  meski antri namun mereka menunggu dengan tertib serta mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan.

“Banyak tadi siswa saat saya tanya, mereka  lebih enak belajar online atau PTM. Ternyata mereka lebih memilih untuk PTM dan bisa bertemu dengan teman-teman. Untuk itu lah, Pemko Medan terus berupaya agar status Kota Medan dapat turun sehingga dapat menggelar PTM dengan tetap menerapkan prokes,” kata Bobby.

Selain pelaksanaan vaksin, Bobby juga melihat persiapan yang telah dilakukan SMPN 23 jika PTM kembali digelar. Berdasarkan pantauan yang dilakukan, orang nomor satu di Pemko Medan itu melihat seluruh fasilitas sudah  memadai. Meski demiki, tidak hanya  fasilitas saja yang diperhatikan jika PTM digelar kembali, kesehatan para siswa yang paling utama diperhatikan, salah satunya melalalui vaksinasi.

Luar Sekolah

Dikatakan Bobby,  penyebaran Covid-19 tidak hanya dari dalam sekolah, bisa saja dari luar sekolah.

Sebab, saat para siswa sudah keluar dari gerbang sekolah, para siswa sudah tidak menjadi tanggung  jawab guru-gurunya lagi. “Takutnya saat berada di angkutan kota (angkot) atau nongkrong di luar setelah pulang sekolah, mereka tidak tertular virus Corona. Salah satu mengatasinya melalui vaksinasi ini,” jelasnya.

Bobby mengugkapkan, stok vaksin yang dimiliki Pemko Medan saat ini sebanyak 80.000 dosis. “Kemarin vaksin yang masuk ada sekitar 103.000. Dalam 2 hari, sudah kita suntikkan 20.000 vaksinasi. Untuk  hari ini, yang kita suntikkan sebanyak 3.000 vaksin di 3 sekolah, selain di SMPN 23, penyuntikan vaksin juga dilakukan di SMPN 1 dan SMPN 38,” jelasnya.

Dia menambahkan, selain sekolah, penyuntikan vaksin juga dilakukan di  Rutan Anak Tanjung Gusta sebanyak 1.000 vaksin, serta para pelaku ekonomi. “Apabila dosis kita banyak, vaksinasi  dapat kita lakukan di berbagai titik,” imbuhnya.

Usai melakukan peninjauan, Bobby selanjutnya melakukan dialog secara virtual dengan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 dan SMPN 38 Medan dari SMPN 24. Dalam dialog tersebut, Bobby mengingatkan kepada kepala sekolah agar pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan harus mematuhi prokes. “Tujuan dari vaksinasi ini menyehatkan, jadi jaga prokes. Jangan pernah kita abai sedikit pun,” pesannya. (m26)

  • Bagikan