Bobby Hapus Tender Di Dinas PU

Bobby Hapus Tender Di Dinas PU

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution menghapus tender di Dinas PU Kota Medan. Hal itu dilakukannya sebagai upaya mempercepat proses perbaikan infrastruktur, terutama jalan di kota serta meningkatkan mutu.

“Sistem tender di Dinas PU dihapus dan diganti dengan e-katalog. Langkah ini saya ambil dan berani tidak lain hanya untuk meningkatkan mutu pengerjaan,” kata Bobby, Selasa (22/6).

Menantu Presiden RI itu mengatakan, sistem e-katalog juga lebih cepat dibandingkan sistem tender.

Perusahaan yang terdaftar dalam e-katalog  juga tidak diragukan lagi kualitasnya sehingga perbaikan jalan yang  dilakukan nantinya akan  lebih baik dan tahan lama.

Keinginan untuk menghapus sistem lelang dengan e–katalog telah disampaikan Bobby dalam  berbagai kesempatan.

Dengan menggunakan e-katalong, proses tender yang selama ini memakan waktu 40 hari serta ditambah dengan  proses lainnya akan hilang.

Yang tidak kalah pentingnya lagi, jelas Bobby,  penggunaan e-katalog juga sebagai upaya untuk mencegah pemborong atau kontraktor dadakan.

Ditegaskan Bobby, dirinya tidak mau perbaikan infastruktur dikerjakan pemborong yang tidak professional,msehingga pengerjaan dilakukan asal jadi,  tak lama siap, jalan yang baru diperbaiki tersebut akan rusak kembali.

“Kualitas dan ketepatan waktu itu yang dikejar, sehingga pengerjaan perbaikan infrastruktur harus  memperhatikan kualitas,,bukan hanya kuantitas. Kita tidak mau perbaikan infrastruktur selesai dalam waktu 2 tahun, tetapi 2 hingga 3 bulan kemudian jalan yang baru diperbaiki itu rusak dan berlubang kembali,” kata Bobby.

Dengan menggunakan e-katalog, jelas Bobby,  perusahaan yang mengerjakan perbaikan infastruktur jalan tentunya yang terdaftar dalam e-katalog tersebut.

Artinya, perusahaan yang terdaftar di e-katalog tentunya berkapasitas dan berkualitas.

“Semoga dengan penggunaan e-katalog, perbaikan jalan yang dilakukan lebih cepat, sehingga target dua tahun seluruh jalan yang menjadi tanggung jawab  Pemko Medan dapat terwujud,” ujarnya. (m26)

 

  • Bagikan