Waspada
Waspada » Tahun Baru Islam 1442 H BKMT Sumut Santuni Anak Yatim Binaan
Medan

Tahun Baru Islam 1442 H BKMT Sumut Santuni Anak Yatim Binaan

KETUA BKMT Sumut, Hj Rosmawati Harahap saat memberi santunan untuk yang memerlukan belum lama ini. Tahun Baru Islam 1442 H BKMT Sumut santuni anak yatim binaan. Waspada/ist
KETUA BKMT Sumut, Hj Rosmawati Harahap saat memberi santunan untuk yang memerlukan belum lama ini. Tahun Baru Islam 1442 H BKMT Sumut santuni anak yatim binaan. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Tahun Baru Islam 1442 H, jadi momen penting bagi Badan Kontak Majelis Taklim Sumatera Utara/BKMT Sumut  santuni anak yatim binaan, terutama di masa pandemi Covid-19 ini.

Tujuan BKMT Sumut santuni anak yatim binaan agar bisa menggembirakan mereka, sekaligus mengingatkan bahwa Tahun Baru Islam perlu dirayakan.

Hal itu disampaikan Ketua BKMT Sumut Hj Rosmawati Harahap, S.Psi, Senin (31/8).

Disebutkannya, dalam menyemarakkan Bulan Muharram 1442 H, yang merupakan Tahun Baru Islam, ada 2 amalan yang baik kita lakukan sebagai ibadah khusus dan lazim dilaksanakan.

Yakni, berpusa di tanggal 1 Muharram dan 10 Muharram(puasa A’syura).

Sedangkan amalan kedua adalah bersedekah kepada anak yatim. “Maka BKMT Sumut juga menyemarakkan Tahun Baru Islam 1442 Hijriah ini dengan memberikan baju baru untuk anak yatim binaan.

Yakni untuk anak perempuan disiapkan baju dan jilbab dan untuk anak laki laki disiapkan baju koko dan topi lobe dengan warna putih.

“Baju baru ini menjadikan mereka akan ceria dengan perayaan Tahun Baru Islam 1442 Hijriah ini,”kata Rosmawati.

Bersama Pembina BKMT Sumut, Prof Darmayanti Lubis, yang selalu mendorong dan memotivasi BKMT dengan segala programnya, Hj Rosmawati menyebutkan, anak-anak yatim binaan BKMT diharapkan menjadi generasi Islam yang tangguh.

Berprestasi

Sesuai dengan program yang dilaksanakan yakni pembinaan dan pendidikan, agar anak-anak yatim ini setara dengan anak-anak lain dalam hal pendidikan dan perhatian secara khusus agar mereka berprestasi dan berakhlakul karimah.

Setelah ini, sambung Rosmawati, pihaknya akan melakukan pendataan terhadap anak yatim di 21 kecamatan bersama DP BKMT Kota Medan. Hal itu untuk memastikan jumlah anak yatim yang akan dibantu.

“Kita menyadari tidak bisa bekerja sendirian. Maka, dengan bergandeng tangan diharapkan program penyaluran bantuan akan terlaksana. Sehingga anak yatim tetap terpelihara dan bisa menyelesaikan pendidikanya,” katanya

Sehingga, lanjut kata Rosmawati Harahap.( anak yatim bukan sekadar dibawa untuk keperluan berdoa jelang bulan Ramadan atau yang lainnya. (m22)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2