Waspada
Waspada » BKM Asy Syafi’iyah Gunakan Alat Penjinak Sapi Kurban
Medan

BKM Asy Syafi’iyah Gunakan Alat Penjinak Sapi Kurban

PANITIA penyembelihan hewan kurban Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Asy Syafi'iyah Jl. Guru Sinumba Raya No 1 Kelurahan Helvetia Timur memperlihatkan hewan dan alat penyembelihan kurban. Waspada/ist
PANITIA penyembelihan hewan kurban Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Asy Syafi'iyah Jl. Guru Sinumba Raya No 1 Kelurahan Helvetia Timur memperlihatkan hewan dan alat penyembelihan kurban. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Asy Syafi’iyah Jl. Guru Sinumba Raya No 1 Kelurahan Helvetia Timur, akan menggunakan alat penjinak sapi saat penyembelihan hewan kurban pada Selasa (20/7).

Ketua BKM Asy Syafi’iyah H.Eddy Syofian ketika melakukan uji coba alat tersebut di Medan,Minggu(18/7).
Ketua BKM Asy Syafi’iyah H.Eddy Syofian didampingi Sekretaris Ustad H.Muhammad Rais dan Ketua Panitia kurban H Purwanto, dan Penmbuat alat penjinak sapi,Ali Arifin, menyebutkan dengan alat mekanis ini banyak manfaat yang diperoleh antara lain, biaya relatif murah dan bisa digunakan sepanjang tahun.

“Alat ini cara menggunakan sederhana dan menghemat waktu, perlakuan terhadap hewan lebih ikhsan dan pelaksanaannya lebih nyaman, tanpa hiruk pikuk dan gangguan serta mengurangi jumlah orang yang terlibat dalam menangani qurban saat penyembelihan,” sebut Edy Syofian.

Ditambahkanya, momentun PPKM Darurat sangat tepat menggunakan alat ini karena dapat menghindari kerumunan.

Meski menambahkan pendabaan untuk s’biaya pembuatannya sekitar Rp 2.000.000 dan BKM bisa menyewakannya .

9 Ekor Sapi

Eddy juga menjelaskan untuk tahun ini hewan kurban yang disembelih sebanyak 9 ekor sapi dan 14 ekor kambing. Daging kurban akan didiaribusikan kepada 650 KK .

“Alhamdulillah terjadi peningkatan dimana tahun lalu kita hanya bisa menyalurkan 492 KK” ujarnya seraya menyebutkan semua daging kurban akan diantar ke rumah masing masing oleh panitia sesuai zona wilayah yang sudah ditetapkan oleh BKM.

Penyembelihan hewan qurban akan dilaksanakan pad selasa,10 Dzulhijjah sekitar jam 09.00 di samping Masjid.

Ustadz H.Muhammad Rais menjelaskan penyembelihan secara mekanis merupakan bentuk modernisasi berbuat ikhsan kepada hewan disembelih sesuai ajaran Rusulullah dan memenuhi ketentuan syari.
Dia menjelaskan ajaran Islam menuntun agar menyembelih dengan pisau yang tajam, tidak disiksa dalam penyembelihan.

“Jadi,teknik penyembelihan tadi hukumnya sah dan halal”, ujarnya seraya mengatakan BKM Asy Syafi’iyah menghadirkan penyembelih yang sudah mengikuti diklat dan bersertifikat. (m22)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2