Waspada
Waspada » BKM Ar Rahman Perumnas Mandala Gelar Peringatan Israk Mikraj
Medan

BKM Ar Rahman Perumnas Mandala Gelar Peringatan Israk Mikraj

Ustadz Ahmad Muhaisin Tanjung MA (pegang mic) saat menyampaikan ceramah Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW 1442 H di Masjid Ar Rahman Jl. Penguin XV Perumnas Mandala, Sabtu (3/4) sekira pukul 21:00. Waspada/Andi Aria Tirtayasa
Ustadz Ahmad Muhaisin Tanjung MA (pegang mic) saat menyampaikan ceramah Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW 1442 H di Masjid Ar Rahman Jl. Penguin XV Perumnas Mandala, Sabtu (3/4) sekira pukul 21:00. Waspada/Andi Aria Tirtayasa

MEDAN (Waspada): Ustadz Ahmad Muhaisin Tanjung MA mengingatkan, kunci utama menjadi seorang pemimpin harus memiliki aqidah yang kokoh, sehingga tidak bisa digadaikan karena nafsu duniawi.

“Kunci utama menjadi seorang pemimpin harus memiliki aqidah yang kokoh. Jangan gara-gara uang dan urusan duniawi aqidah dan akhlak jadi tergadaikan. Tidak ada kata mengalah dalam aqidah,” tegas Ustadz Ahmad Muhaisin Tanjung MA saat menyampaikan tausiyahnya pada peringatan Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW dan penyambutan bulan suci Ramadhan 1442 H di Masjid Ar Rahman Jl. Penguin XV Lingkungan Penguin Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Sabtu (3/4) sekira pukul 21:00.

Ustadz Ahmad Muhaisin Tanjung menambahkan bila aqidah seorang muslim  tidak kokoh maka akan mudah terjebak dalam kekafiran dan kesesatan. Apalagi bila tidak belajar aqidah sungguh-sungguh dan lemah akan mudah terjebak takhayul dan kekafiran.

“Peristiwa Israk Mikraj mengajari umat Islam agar memiliki aqidah yang benar dan melaksanakan syariat Islam dan senantiasa melaksanakan shalat serta meningkatkan keimanan.

Dalam kesempatan itu, Ustadz Muhaisin Tanjung mengingatkan agar semua jamaah dan umat Islam semuanya agar meneladani sifat-sifat  Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Tidak meninggalkan shalat dan rajin melaksanakan shalat berjamaah di masjid.

“Rajin shalat saja tidak cukup karena pelaksanaan shalat harus benar-benar sah dan tidak sia-sia hasilnya. Rukun shalat harus dipelajari dengan baik dan benar juga melafazkan kalimat doa dan surah-surah Al Qur’an dengan baik dan benar,” jelasnya.

Mengerti Makna

Dalam kesempatan itu, Ustadz Muhaisin mengingatkan agar orangtua yang menabalkan nama anaknya dengan nama kearab-araban atau keislaman harus mengerti makna atau artinya, apalagi kalau nama tersebut diambil dari kitab suci Al Qur’an.

“Kalau mengutip atau mengambil nama dari kitab suci Al Qur’an harus tau arti dan terjemahannya supaya jangan salah arti,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua BKM Ar Rahman Ustadz Juntar Dongoran SAg  menyebutkan peringatan Israk Mikraj tersebut  diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an dan sholawat oleh grup sholawat Al Azka Kota Medan yang dipimpin oleh Ustadz H Ahmad Azro’i Hasibuan SpdI dihadiri oleh para jamaah masjid dan perwiritan STM se Lingkungan Penguin Perumnas Mandala.(m27)

 

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2