BKKBN Dan Komisi IX DPR RI Sosialisasi Bangga Kencana Tekan Angka Stunting

BKKBN Dan Komisi IX DPR RI Sosialisasi Bangga Kencana Tekan Angka Stunting

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Dalam rangka menjalankan mandat Presiden RI Joko Widodo untuk memimpin percepatan penurunan angka stunting di Indonesia, BKKBN bersama Komisi IX DPR RI melaksanakan sosialisasi program Bangga Kencana terkait penekanan angka stunting kepada masyarakat di Kota Binjai Rabu (17/11).

Acara dihadiri, H. Ansory Siregar, Lc selaku Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Fraksi PKS. Deputi Bidang Lalitbang BKKBN,Prof.drh M. Rizal Martua Damanik, M. Rep. Sc, PhD didampingi oleh Direktur KIE BKKBN dan Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Drs Sahidal Kastri, M.Pd serta jajaran pejabat Pemerintah Daerah dan OPD KB Kota Binjai.

Dalam sambutannya, H. Ansory Siregar, Lc menyampaikan bahwa Indonesia membutuhkan generasi yang tangguh, berkualitas, dan terhindar dari stunting.

Terutama dalam menghadapi bonus demografis, di mana usia produktif dapat mencapai 70% dari jumlah penduduk di Indonesia pada tahun 2045. Momen ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Sesuai dengan Mars KB harapannya anak-anak kita bisa tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, dan kuat sehingga bisa menjadi generasi tangguh terutama menuju Indonesia Emas 2045,” ucapnya.

Prof.drh M. Rizal Martua Damanik, M. Rep. Sc, Ph.D mengajak peserta sosialisasi untuk turut serta dalam menekan angka stunting. Salah satunya dengan memberi jarak pada kehamilan.

Dengan begitu kesempatan mendapat kasih sayang dan perhatian dalam pemenuhan gizi orangtua kepada anak akan lebih baik.

Beliau menambahkan, “Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan akibat kekurangan gizi yang berlangsung lama.

Saat ini, Indonesia mengalami stunting sebanyak 27,7% yang artinya dari 100 ibu melahirkan, 27 bayinya mengalami stunting. Tentu ini adalah satu permasalahan besar.

Anak merupakan tanggung jawab orangtua maka dari itu hendaknya setiap anak diberi asupan gizi yang baik sejak dalam masa kandungan, serta kurangi makanan instan yang mengandung penyedap seperti MSG dan pengawet.

Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh 160 peserta yang merupakan masyarakat Kota Binjai, Sumatera Utara.

Diharapkan setelahnya, peserta dapat menambah wawasan dalam pencegahan stunting sehingga tercipta generasi yang tangguh menuju Indonesia emas 2045.(m22)

Waspada/ist
H. Ansory Siregar, Lc menyampaikan pesan cegah stunting kepada peserta sosialisasi.

  • Bagikan