BKKBN Bersama Mitra Kerja Ajak Masyarakat Tanjung Balai Cegah Stunting

BKKBN Bersama Mitra Kerja Ajak Masyarakat Tanjung Balai Cegah Stunting

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Kegiatan Sosialisasi, Advokasi dan KIE Program Bangga Kencana bersama dengan mitra kerja BKKBN kembali dilaksanakan.

Masih berkaitan dengan pencegahan stunting, kali ini pelaksanaan kegiatan diikuti oleh 160 peserta yang bertempat di Kantor IPHI Jl. Gaharu Tanjung Balai, Kamis(18/11).


Acara dipandu oleh Tenaga Ahli DPR RI, H. Irvantra Padang, MA.


Turut hadir, Deputi Lalitbang BKKBN, Prof.drh M. Rizal Martua Damanik, M. Rep. Sc, Ph.D yang juga sebagai narasumber.

Kegiatan ini diselenggarakan BKKBN bersama dengan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, H. Ansory Siregar, Lc. Kehadiran mereka untuk mengajak masyarakat Tanjung Balai agar lebih sadar dalam menjaga kesehatan terutama pada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Kesehatan adalah awal dari terciptanya generasi yang produktif dan terhindar dari stunting.

Dalam pidatonya H. Ansory Siregar menyebutkan bahwa kesehatan itu mahal. Jadi lebih baik kita menjaganya selama masih bisa, karena dengan tubuh yang sehat maka kita bugar dalam beraktifitas dan otak pun berjalan lancar sehingga menjadi lebih produktif.

Didampingi Direktur KIE BKKBN Eka Sulistia Ediningsih, SH dan Plt. Kepala Perwakilan Sumut Dra. Rabiatun Adawiyah, MPHR, H. Ansory Siregar menambahkan bahwa menjaga kesehatan harus dilakukan sejak dini agar anak jauh dari stunting.

Salah satunya adalah dengan memberikan ASI ekslusif.

“Memberikan ASI adalah salah satu yg terpenting terutama di usia 6 bulan pertama kelahiran. Namun pada kenyataannya saat ini Indonesia masih tercatat hanya sekitar 50% ibu yang menyusui bayi kurang dari 6 bulan,” tuturnya.

Kata dia, ASI adalah asupan gizi yang paling baik untuk diberikan kepada anak pada usia 6 bulan pertama agar resiko terkena stunting semakin kecil.


Hal lain disampaikannya, melalui kegiatan Sosialisasi, Advokasi dan KIE, BKKBN diharapkan, upaya pencegahan stunting ini dapat tersebar ke seluruh lapisan wilayah di Indonesia sehingga target penurunan angka stunting pada tahun 2024 mendatang dapat tercapai.(m22)

Waspada/ist
H. Ansory Siregar, Lc bersama Direktur KIE BKKBN dan peserta sosialisasi.

  • Bagikan
Search and Recover