Bersama Mitra Kerja, BKKBN Sosialisasikan Pencegahan Stunting Sejak Dini

Bersama Mitra Kerja, BKKBN Sosialisasikan Pencegahan Stunting Sejak Dini

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Sosialisasi, Advokasi dan KIE bersama mitra kerja Komisi IX DPR RI, terus digelar. Hal ini guna menyikapi apa yang ditargetkan oleh Presiden Joko Widodo tentang penurunan angka stunting hingga menjadi 14% pada tahun 2024 mendatang.

Salah satunya melalui Sosialisasi, Advokasi dan KIE bersama mitra kerja Komisi IX DPR RI yang diwakili oleh Wakil Ketua dari Fraksi PKS, H. Ansory Siregar, Lc.

Bertempat di Desa Sei Lom Lom Kabupaten Asahan, Jumat (19/11), beliau bersama BKKBN mengajak masyarakat Asahan untuk ikut mencegah stunting sejak dini.

Terutama dalam menghadapi bonus demografis mendatang, mempersiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh adalah tugas kita bersama.

Hal tersebut juga disampaikan oleh Eka Sulistia Ediningsih, SH selaku Direktur KIE BKKBN.

“Mari bersama-sama kita saling mengingatkan terutama kepada calon pengantin. Periksakan kesehatannya 3 bulan sebelum menikah. Karena melalui pemeriksaan itu akan diketahui apakah calon pengantin memiliki resiko melahirkan anak stunting. Jika memang beresiko, masih ada waktu untuk memperbaiki kesehatan sebelum menikah,” tuturnya.

Sosialisasi ini dihadiri oleh Yusrodi Rangkuti, S.Sos selaku perwakilan dari BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Kepala Desa dan tokoh masyarakat Desa Sei Lom-Lom, serta 160 peserta yang merupakan masyarakat Kab. Asahan.

Diakhir kegiatan Wakil Ketua dari Fraksi PKS, H. Ansory Siregar, Lc berharap kegiatan sosialisasi  masyarakat Asahan mengetahui cara pencegahan stunting sejak dini.(m22)

Teks foto:
Eka Sulistia Ediningsih, SH, H. Ansory Siregar, Lc, Yusrodi Rangkuti, S.Sos, tokoh masyarakat dan masyarakat Desa Lom-Lom Kabupaten Asahan saat kegiatan berlangsung.Waspada/ist

  • Bagikan