Waspada
Waspada » Berkurban Berarti Menyambut Seruan Allah Dan Rasul
Medan

Berkurban Berarti Menyambut Seruan Allah Dan Rasul

AL USTAD Dr HM.Nurdin Amin, Lc, SH.MA. Waspada/ist
AL USTAD Dr HM.Nurdin Amin, Lc, SH.MA. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Berkurban berarti menyambut seruan Allah dan rasul. Demikian antara lain, khutbah disampaikan Al Ustad Dr HM Nurdin Amin, Lc,SH MA (foto) saat menjadi khatib shalat Idul Adha, Selasa(20/7)di Masjid Al Mukhlisin Jl.Slamat/Bromo Ujung Medan.

Allah berfirman dalam Alquran “Maka shalatlah dan berkurban lah” (QS Al Kautsar 108:2)

Bahwa sesungguhnya kurban itu adalah Sunnah muakkad bagi setiap keluarga muslim. Bukan setiap individu, tetapi setiap keluarga satu kurban.

Rasulullah Saw bersabda: “Hai manusia, sesungguhnya diperintahkan kepada setiap keluarga pada setiap tahun untuk menyembelih satu hewan  kurban” (HR Abu Daud & Ahmad).

Sedanhkan Syariat Islam berkurban ini berarti me ganjurkan: 1. Agar bekerja keras untuk kehidupan dan untuk menunaikan ibadah kepada Allah.

2. Ibadah kurban ini merupakan implementasi rasa persaudaraan dan silaturrahmi sesama muslim yang sangat kuat. Sehingga dengan berkurban agar sama menikmati nikmatnya yang Allah berikan, dinikmati bersama fakir miskin di lingkungan kita.

3. Dengan berkurban berarti kita peduli dgn lingkungan, dalam hadits qudsi disebutkan “innallah fii ‘aunil ‘abdi maadaamal ‘abdu fii ‘auni akhihi” (Sesungguhnya Allah akan terus melindungi hambaNya, selama hambaNya itu melindungi saudaranya)

4.Allah akan memberi perlindungan kepada hamba-hambaNya di dunia dan  diakhirat yang menyambut seruanNya, yang melaksanakan perintah-perintahNya.

Kemauan

Apa yang keluarkan di jalan Allah, maka Allah la yang akan menggantinya, dan Dia lah Pemberi Rezki yang sebaik baiknya” (QS Sabaa’ 34:39).

“Maka dapat dikatakan bahwa Ibadah kurban mendorong orang untuk saling membantu antar sesama dalam kejujuran dan kebenaran,” pungkasnya.(m22)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2