Waspada
Waspada » Berkas Suap Eks Kakanwil Kemenagsu Akan Dilimpahkan Ke Penuntut Umum
Medan

Berkas Suap Eks Kakanwil Kemenagsu Akan Dilimpahkan Ke Penuntut Umum

Kasi Penkum Kejatisu, Sumanggar Siagian. Waspada/ist
Kasi Penkum Kejatisu, Sumanggar Siagian. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) tengah memproses pelimpahan ke penuntut umum, berkas perkara eks Kakanwil Kemenagsu, IZ, tersangka dugaan tindak pidana korupsi jual beli jabatan di Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejatisu Sumanggar Siagian mengatakan, tim penyidik masih terus intens mendalami kasus itu dengan memeriksa sejumlah saksi-saksi.

“Kita masih pemeriksaan saksi-saksi dari pihak tersangka, sembari proses untuk pelimpahan berkas ke penuntut umum,” kata Sumanggar, Senin (23/3).

Sumanggar menjelaskan, untuk tersangka sendiri pemeriksaannya sudah selesai dilakukan tim penyidik. “Kalau untuk tersangkanya sudah selesai. Inilah tinggal pemberkasan untuk diteliti. Sementara, tersangka saat ini sudah dilakukan perpanjangan masa penahanannya,” urai Sumanggar.

Sumanggar menambahkan, pihaknya juga sudah menunjuk tim jaksa penuntut atas perkara itu.”Jaksanya Polim Siregar, dia sebagai ketua timnya,” ungkap Sumanggar. Ia menambahkan, pihaknya akan segera menuntaskan berkas perkara tersangka IZ, agar bisa dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan.

Sebelumnya disebutkan Sumanggar, sudah ada enam orang saksi yang diperiksa tim penyidik, diantaranya Kabag TU Kemenag Sumut, Staf Kepegawaian Kemenag Sumut, ajudan Kakanwil Kemenag Sumut dan sopirnya. Selain itu, kata dia, dua orang lain juga sudah dilakukan pemeriksaan, namun ia tak merinci jabatan saksi tersebut.

Tim penyidik khusus Kejatisu sebelumnya melakukan penahanan tersangka IZ. Ia ditahan bersama ZA, selaku Plt Kepala Kantor Kemenag Kab Mandailing Natal (Madina) usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Kantor Kejatisu, pada 23 Februari lalu.

Mereka ditahan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi atas jual beli jabatan Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara. Penahanan para tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan, Surat Perintah Penetapan tersangka dan Surat Perintah Penahanan dengan Nomor Surat : Print-01/L.2/Fd.1/02/2021 tanggal 23 Februari 2021 yang di tandatangani oleh Kepala Kejatisu.

Tindak Pidana Korupsi

Berdasarkan hasil penyidikan, Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejatisu menerapkan pasal yang disangkakan kepada kedua tersangka IZ dan ZA melanggar Pasal 5 ayat 1 dan ayat 2 atau Pasal 11 dan 13 UU No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebelumnya, untuk Mantan Kakanwil Kemenagsu IZ, tim penyidik khusus Kejatisu diketahui sudah melakukan pemanggilan pertama pada 28 Desember 2020, namun tidak hadir, karena sakit. Ia kemudian dipanggil kembali pada 11 Januari 2020, tetapi tidak juga hadir. Ia tak hadir karena sedang menjalani isolasi mandiri, berdasarkan surat yang diterima pihak Kejatisu yang diserahkan kuasa hukumnya.

Tersangka IZ terjerat kasus jual beli jabatan pada tahun 2019. Dia disangkakan menerima suap dari Plt Kepala Kantor Kemenag Kab Madina, ZA. IZ ditetapkan sebagai tersangka pada 30 November 2020. (m32).

Kasi Penkum Kejatisu, Sumanggar Siagian. Waspada/ist

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2