MEDAN (Waspada): Kondisi Kambtibmas Sumatera Utara yang mengalami penurunan angka kriminalitas mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. “Tentunya semua pihak harus mengapresiasi jika terdapat penurun angka kriminalitas. Ini merupakan suatu hasil kerja keras,” kata Dr Dedi Sahputra, MA dosen Fisipol Universitas Medan Area (UMA) di Medan, Kamis (27/3).
Menurutnya meski terdapat beberapa aksi kejahatan, namun secara umum terjadi penurunan angka kejahatan di wilayah hukum Polda Sumut. “Kondisi ini buka hal yang terjadi dengan sendirinya, namun ada peran Polda Sumut. Dan tentu saja tidak ada yang sempurna, karena itu harus terus menerus ditingkatkan kinerja dan semakin profesional dengan dukungan masyarakat,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, juga mengapresiasi Polda Sumut atas keberhasilannya menekan angka kriminalitas secara signifikan. Dalam kunjungan kerja reses di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (27/3/2025), ia menyebut pencapaian ini harus terus dijaga. “Luar biasa, kriminalitas di Sumut sudah sangat menurun. Ini harus dipertahankan demi keamanan masyarakat,” ujar Ahmad Sahroni.
Ia juga menekankan pentingnya pelayanan humanis dalam kepolisian. “Polisi harus menjadikan masyarakat sebagai saudara dalam pelayanan,” katanya. Selain itu, ia mendukung kebijakan Kapolda dalam pengamanan Lebaran dengan memastikan seluruh kapolres memegang HT. “Dengan cara ini, Kapolda bisa langsung mengontrol situasi di lapangan,” tambahnya.
Terkait restorative justice, Ahmad Sahroni menilai kerjasama erat antara Kepolisian dan Kejaksaan telah membantu menurunkan angka kriminalitas. “Banyak kasus bisa diselesaikan tanpa harus ke pengadilan, ini bukti sinergi yang baik,” jelasnya. Ia juga mengapresiasi transformasi keamanan di Sumut. “Dulu tingkat kriminalitas tinggi, sekarang jauh lebih baik berkat kepemimpinan yang humanis,” tegasnya.
Dalam aspek sarana dan prasarana, ia mengapresiasi pemanfaatan lahan Mapolda seluas 48 hektare sebagai ruang publik serta renovasi gereja untuk kepentingan masyarakat. “Saya melihat langsung bagaimana fasilitas ini bermanfaat bagi masyarakat, bukan hanya untuk kepolisian,” katanya.
Menutup keterangannya, ia menegaskan slogan “No Viral No Justice” tidak boleh lagi berlaku di Sumut. “Polisi harus jemput bola, jangan menunggu viral baru bertindak. Semua masyarakat berhak mendapat pelayanan yang sama,” tandasnya.
Kawal Arus Mudik
Sebelumnya, Polda Sumatera Utara laksanakan Apel Gelar Pasukan “Operasi Ketupat Toba 2025” dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1446 H di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Jumat (20/3/2025).
Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut, Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., ini merupakan langkah awal dalam memastikan kesiapan pengamanan di wilayah Sumatera Utara.
Apel gelar pasukan ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, pejabat TNI, Polri, instansi terkait, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat. Dalam amanat yang disampaikan Kapolda Sumut mewakili Kapolri, disebutkan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana, serta memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait.
“Apel gelar pasukan ini menjadi momentum penting dalam memastikan kesiapan seluruh personel dan sarana prasarana. Selain itu, juga untuk memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan lancar selama arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1446 H,” ucap Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto.
Kapolda Sumut menjelaskan, berdasarkan survei Kemenhub RI, potensi pergerakan masyarakat selama libur lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 52% dari total penduduk Indonesia atau sekitar 146,48 juta orang. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 28-30 Maret 2025, sementara puncak arus balik akan berlangsung pada 5-7 April 2025.
Dalam mengantisipasi situasi tersebut, Polri bersama TNI dan berbagai instansi terkait akan menggelar Operasi Ketupat 2025 dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”. Operasi ini dilaksanakan dari tanggal 23 Maret hingga 8 April 2025 di 8 Polda prioritas, termasuk Polda Sumut, serta tanggal 26 Maret hingga 8 April 2025 di 28 Polda lainnya.
Polda Sumut sendiri termasuk dalam 8 Polda prioritas dan akan mengerahkan total 12.104 personel yang terdiri dari 9.453 personel Polda Sumut dan jajaran, serta 3.651 dari instansi terkait lainnya. Sebanyak 167 pos pengamanan telah disiapkan, terdiri dari 84 pos pengamanan, 68 pos pelayanan, dan 15 pos terpadu yang tersebar di berbagai titik di Sumatera Utara.
“Kami juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas seperti pemberlakuan ganjil-genap, contra flow, dan one way berdasarkan pemantauan CCTV, traffic counting, serta laporan petugas di lapangan secara real time dan berkala,” jelas Kapolda Sumut.
Operasi Ketupat Toba 2025 juga difokuskan pada pengamanan 126.736 objek vital yang meliputi masjid, lokasi shalat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.
Kapolda Sumut menekankan pentingnya memberikan pelayanan yang ramah dan responsif kepada masyarakat. “Kita harus menampilkan sosok petugas yang humanis, memberikan edukasi kepada pengemudi, melakukan pengecekan kesehatan pengemudi, kondisi kendaraan, kesiapan rambu-rambu, serta menyiagakan personel di titik-titik rawan kecelakaan,” ujar Kapolda Sumut.
Polda Sumut juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan hotline 110 sebagai sarana pengaduan dan pelaporan tanggap darurat, baik terkait gangguan kamtibmas maupun kemacetan selama arus mudik.
Sebelum mengakhiri amanatnya, Kapolda Sumut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel pengamanan yang terdiri dari unsur TNI-Polri, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, serta Mitra Kamtibmas lainnya.
“Selamat bertugas dan tetap semangat. Jadikan setiap langkah pengabdian sebagai ladang ibadah untuk mencari ridho dan keberkahan Tuhan Yang Maha Kuasa,” tutup Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto.
Operasi Ketupat Toba 2025 diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri 1446 H, serta memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Sumatera Utara. (m05)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaZRiiz4dTnSv70oWu3Z dan Google News Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News ya.