Waspada
Waspada » Beraksi Puluhan Kali Dua Curanmor Ditembak
Medan

Beraksi Puluhan Kali Dua Curanmor Ditembak

MEDAN (Waspada): Reskrim Unit Ranmor Polrestabes Medan menembak kaki dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sudah 20 kali melakukan aksinya di wilayah hukum Polrestabes Medan.

Kedua tersangka SS, 21, warga Jl. Benteng, Tanjung Morawa dan GP, 20, warga Jl. Brigjen Katamso Gang Bidan, Kel. Sei Mati, Medan Maimun dalam keadaan tidak berdaya diboyong ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapat perawatan.

Selanjutnya kedua tersangka dibawa ke Polrestabes Medan berikut barang bukti sepeda motor BK 4790 RAY milik korban.

Kanit Ranmor Polrestabes Medan AKP Bambang Gunarti Hutabarat, Kamis (2/1) mengatakan, satu orang pelaku lainnya MR masih terus dalam pengejaran.

Dijelaskan, tertangkapnya kedua residivis Curanmor ini bermula dari adanya laporan korbannya Fadillah Nasution ke Polsek Medan Helvetia, yang mengaku sepedamotor Honda Beat warna putih BK 3223 AHF yang diparkirkannya di depan Toko Alwi Baterai Jl Tanjung Raya Blok 3, Lingk. X, Kel. Helvetia Tengah, Kec. Medan Helvetia, telah hilang dengan kondisi kunci kontak lengket, Rabu (25/12) sekira pukul 18:20 WIB.

Kemudian masih dipaparkan AKP Bambang, Tim Pegasus Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Medan pun melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya, Senin (30/12) sekira pukul 22:00 WIB petugas mendapatkan informasi keberadaan para tersangka yang ingin menjual sepedamotor hasil kejahatannya ke seorang penadahnya di kawasan Jl. Marindal.

Tidak mau buruannya Iolos, Tim Pegasus Unit Ranmor langsung menyergap ke dua residivis tersebut. Namun begitu saat akan dibawa pengembangan untuk menunjukan barang bukti kejahatan lainnya, kedua pelaku malah mencoba melarikan diri dan melawan petugas.

Takut buruannya kabur, petugas terpaksa menembak kaki kedua residivis ini. Guna pengusutan Iebih Ianjut tersangka beserta barang buktinya kini diamankan di Mapolrestabes Medan.

“Selain mengamankan tersangka SST dan MGP, kini seorang tersangka Iainnya yang berinisial MR masih kita buru, “ujar AKP Bambang sembari menambahkan kalau komplotan Curanmor ini sudah 20 kali beraksi di wilayah hukum Polrestabes Medan dengan modus membawa kabur sepedamotor milik para korbannya yang masih lengket di sepedamotor.

“Selain kunci kontak lengket di sepedamotor, modus dari komplotan ini juga menggertak para korbannya dengan bertanya telah menabrak keluarga dari tersangka,” terangnya.

“Dua tersangka terpaksa kita tindak tegas karena berusaha kabur. Modus mereka berpura-pura menuduh para korbannya telah menganiaya keluarga mereka. Begitu korban terpedaya, kedua tersangka beraksi,” jelas Bambang.

Sebut Bambang lagi, dari pengakuan kedua tersangka, mereka sudah berkali-kali beraksi bahwa merampok dengan sasaran sepeda motor juga pernah dilakukan.

“Jadi menurut pengakuan mereka sudah 20 kali beraksi. Diantaranya di kawasan Jl. Sei Mencirim, Patumbak, Lubuk Pakam, Sunggal, Medan Baru, Martubung dan lokasi lainnya,” sebut Bambang.

Bambang juga menyebutkan korban terakhir kedua tersangka ini adalah seorang anak dari satuan Polisi Militer. Beruntung diselamatkan jika tidak kondisi dua tersangka sudah babak belur.

“Jika tidak diselamatkan, dua tersangka mungkin babak belur. Dari keterangan kedua tersangka kita lakukan pengembangan ke kawasan Marindal. Tapi malah coba kabur makanya kita ambil tindakan tegas,” terang Bambang.

Dijelaskan, eduanya tersangka dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 5 tahun penjara. (m39)

Waspada/Rudi Arman
Kanit Ranmor Polrestabss Medan AKP Bambang Hutabarat menginterogasi dua tersangka yang ditembak kakinya.

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2