Waspada
Waspada » Belum Ada ODGJ Di RSJ Prof Ildrem Terpapar Covid-19
Medan

Belum Ada ODGJ Di RSJ Prof Ildrem Terpapar Covid-19

HASIL karya lukisan para pasien ODGJ diatas kanvas kain. Belum ada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof.Dr. M. ildrem Jalan Tali Air Medan Tuntungan belum ditemukan terpapar atau terkonfirmasi Virus Covid-19. Waspada/Ist
HASIL karya lukisan para pasien ODGJ diatas kanvas kain. Belum ada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof.Dr. M. ildrem Jalan Tali Air Medan Tuntungan belum ditemukan terpapar atau terkonfirmasi Virus Covid-19. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof Dr  M  ildrem Jalan Tali Air Medan Tuntungan belum ditemukan terpapar atau terkonfirmasi Virus Covid-19. Meskipun sebelumnya diketahui di rumah sakit jiwa satu-satunya di Sumut itu terdapat tenaga kesehatan (nakes) yang terkonfirmasi Covid-19.

“Belum ada pasien yang terpapar namun untuk memberikan kekebalan imun pada pasien agar terhindar dari paparan Covid-19, kita ada rencana akan melakukan vaksinasi namun saat ini kita masih fokus melakukan vaksin terhadap tenaga kesehatan (nakes) juga lansia disana,” kata Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof Dr M Ildrem, Ria Telambanua yang disampaikan Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan, dr Lisni Elysah SpKK Finsdv di kantornya di RSJ Prof.Dr. M. ildrem pada Jumat (19/3).

Dikatakannya, saat ini pihaknya juga rutin melakukan seminggu 2 kali rapid antigen buat orang-orang yang terpapar di lingkungan rumah sakit jiwa ini.

“Kita memang tidak menemukan karena sudah dilakukan tracing dan screening sehingg tidak ada yang covid untuk sampai saat ini,” tambahnya lagi.

Sementara itu, terkait stigma bahwa ODGJ kebal covid-19 ia langsung membantah.” Gak ada ODGJ kebal covid-19, tidak ditemukan karena kurang diperhatikan saja, selain itu, orang dengan gangguan jiwa ini kan imunnya kuat karena mereka tidak memikirkan takut. Apalagi orang-orang melihat mereka di jalanan itu tampak sehat-sehat saja. Terpapar covid-19 ini kan salah satu penyebabnya karena stres, ketakutan sehingga imun tubuh menjadi turun,” tegasnya.

Lisni Elysah juga mengatakan untuk menjaga pasien terpapar covid-19, Kunjungan kepada pasien saat ini ditiadakan dan jika ada pasien baru, sebelum masuk harus di swab atau pemeriksaan terlebih dahulu.

Saat ini jumlah pasien ODGJ yang dirawat di RSJ itu sebanyak 280 orang berasal dari berbagai daerah di Sumut. Paling banyak dari Medan.

Kepala Seksi Pelayan Medik Rawat Jalan dan IGD, Dr.Indah Julika ditempat yang sama menyampaikan kebanyakan memang pasien di rumah sakit ini mengalami gangguan jiwa disebabkan masalah keluarga seperti perceraian. Selain itu ada juga faktor keturunan.

Sementara kondisi para pasien yang berada diruang rawat tampak sehat dan juga bersih baik pasien laki laki maupun perempuannya. Begitu juga dengan rumah sakit itu, tampak sudah berbenah, kawasan rumah sakit jiwa itu bersih. (cbud)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2