Waspada
Waspada » BC Medan Beri Penghargaan Perusahaan Berprestasi
Medan

BC Medan Beri Penghargaan Perusahaan Berprestasi

KANTOR BC Medan memberikan sejumlah penghargaan perusahaan berprestasi. Waspada/ist
KANTOR BC Medan memberikan sejumlah penghargaan perusahaan berprestasi. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Kantor Bea Cukai (BC) Medan memberikan penghargaan kepada perusahaan kawasan berikat dan perusahaan barang kena cukai yang berada di lingkungan BC Medan.

Pemberian penghargaan ini dilakukan bersamaan dengan giat pencanangan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM) pada Kamis (25/2) lalu.

Kepala Kantor Bea Cukai Medan, Dadan Farid mengatakan bahwa Bea Cukai Medan siap membangun zona integritas menuju WBK dan WBBM.

“Kesiapan tersebut telah dimulai sekitar empat bulan yang lalu dengan beberapa rangkaian kegiatan, diantaranya deklarasi dan komitmen anti korupsi, penanaman pohon Tabebuya yang disimbolisasikan sebagai pohon komitmen,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga mengadakan pelatihan Service Level Agreement (SLA), pembentukan tim duta layanan, sayembara logo dan lagu tentang integritas, serta beberapa kegiatan lain.

“Segenap pimpinan, pegawai dan PPNPN Bea Cukai Medan siap mewujudkan wilayah bebas dari korupsi,” tegasnya.

Dalam acara penghargaan yang bertajuk “Bea Cukai Medan Awards 2021” itu dihadiri oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumut Ambang Priyonggo dan seluruh Kepala Satker Bea Cukai di wilayah Sumut.

Kategori Kontribusi

Sejumlah perusahaan yang menerima penghargaan di antaranya, PT Medan Sugar Industry sebagai kategori kontribusi bea masuk terbesar.

Kemudian kategori kontribusi cukai terbesar diberikan kepada PT Uni Djaya.

Sedangkan kategori sarana dan prasarana terbaik diberikan kepada PT Mark Dynamics Indonesia Tbk, kategori penambahan investasi terbesar diberikan kepada PT Musim Mas dan kontribusi devisa ekspor terbesar juga diberikan kepada PT Musim Mas.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada pegawai dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) di lingkungan BC Medan.

Sementara itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar mengatakan, bahwa pembangunan integritas tidak bisa dilakukan hanya oleh pucuk pimpinan organisasi, melainkan harus oleh seluruh lini dari pimpinan beserta jajarannya hingga tenaga pendukung.

“Pembangunan integritas tidak cukup hanya dengan teriak seorang pimpinan bahwa saya tidak korupsi. Apa yang telah dicanangkan harus diterapkan, dibiasakan sehingga menjadi budaya,” tandasnya. (m32).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2