Waspada
Waspada » BBPLK Medan Tetap Produktif Di Tengah Pandemi Covid-19
Ekonomi Medan

BBPLK Medan Tetap Produktif Di Tengah Pandemi Covid-19

KEPALA BBPLK Medan Muhammad Ali mengamati para peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tanggap Covid-19, untuk Kejuruan Cookery dan Bakery yang dibuka pada Kamis (9/7) di BBPLK Medan. Waspada/Andi Aria Tirtayasa
KEPALA BBPLK Medan Muhammad Ali mengamati para peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tanggap Covid-19, untuk Kejuruan Cookery dan Bakery yang dibuka pada Kamis (9/7) di BBPLK Medan. Waspada/Andi Aria Tirtayasa

MEDAN (Waspada): Kendati tengah dalam masa pandemi Covid-19, tak menghalangi Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BPLK) Medan untuk tetap melaksanakan berbagai aktivitas pelayanan masyarakat.

Salah satunya ialah melaksanakan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tanggap Covid-19, untuk Kejuruan Cookery dan Bakery yang dibuka pada Kamis (9/7).

Pada pelatihan ini,  peserta pelatihan berasal dari para pekerja industri pariwisata yang terdampak pandemi Covid-19.

Kepala BBPLK Medan, Muhammad Ali kepada Waspada, Jumat (10/7) menjelaskan, pelatihan tanggap Covid-19 ini tidak hanya ditujukan untuk memberikan manfaat bagi peserta latih, akan tetapi juga untuk masyarakat yang terkena dampak pandemi.

“Pelatihan Berbasis Kompetensi Tanggap Covid-19 mempunyai dua tujuan, yakni meningkatkan kompetensi para pekerja hotel/restoran yang dirumahkan dan membantu meringankan beban masyarakat yang terkena dampak Covid-19 dengan mendapatkan distribusi makanan dari hasil pelatihan”, ujar Muhammad Ali, dalam sambutannya pada pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi Tanggap Covid-19 (9/7).

Tak hanya itu, pemilihan peserta pelatihan dari sektor pariwisata juga menjadi salah satu strategi BBPLK Medan dalam mempersiapkan SDM untuk menyambut kebangkitan kembali sektor pariwisata di Indonesia pasca pandemi Covid-19.

“Kami yakin bahwa sektor pariwisata akan bangkit kembali setelah pandemi ini berakhir, maka dari itu, SDM pariwisata harus dipersiapkan dengan matang untuk dapat menerapkan standar kinerja yang lebih tinggi dalam pekerjaannya” pungkas Ali.

Alam Priyatna, salah satu peserta pelatihan yang berasal dari Hotel Graha Kardopa mengaku sangat senang bisa mengikuti pelatihan dan sangat bermanfaat di masa pandemi ini.

“Pelatihan ini sangat berguna bagi kami di masa pandemi ini, selain sebagai salah satu sarana dalam mengisi kegiatan, kami juga dapat meningkatkan kompetensi di bidang cookery maupun bakery, terutama karena peralatan yang sangat mendukung dan modern. Terimakasih kepada Menteri Ketenagakerjaan diadakannya program pelatihan tanggap covid ini,” tutur Alam Priyatna.

Produk hasil pelatihan berupa makanan utama serta berbagai olahan roti dan kue akan disalurkan ke pondok pesantren, panti asuhan, serta masyarakat umum di wilayah Kota Medan dan sekitarnya.

Untuk tetap menjaga kebersihan, kesehatan, dan keamanan proses pelatihan dan produk yang dihasilkan, para peserta pelatihan diwajibkan untuk mengikuti standar protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Direncanakan, Pelatihan Tanggap Covid-19 ini akan dilaksanakan selama 10 hari kerja dan akan dibuka sebanyak 8 paket pelatihan. (m27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2