Waspada
Waspada » Bawaslu Medan Sampaikan Catatan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara
Medan

Bawaslu Medan Sampaikan Catatan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara

KETUA Bawaslu Kota Medan Payung Harahap. Bawaslu menyampaikan beberapa catatan saat rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan tahun 2020. Waspada/Ist
KETUA Bawaslu Kota Medan Payung Harahap. Bawaslu menyampaikan beberapa catatan saat rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan tahun 2020. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan sampaikan beberapa catatan saat rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan tahun 2020.

Ketua Bawaslu Kota Medan Payung Harahap (foto) mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan beberapa catatan dari Bawaslu Kota Medan terhadap data yang tidak sinkron dari jumlah surat suara yang diterima dan 2,5 persen dengan jumlah surat suara yang rusak atau keliru dicoblos.

“Ini sebenarnya tidak mempengaruhi hasil, tapi dia salah peng-inputan dari jumlah yang keliru dicoblos tersebut. Itu ada di 19 kecamatan. Dan itu tadi semua saksi-saksi juga menyaksikan terjadi kejadian tersebut,” katanya.

Kemudian, dalam penerapan protokol kesehatan, pihaknya juga memberikan rekomendasi atau penegasan kembali terhadap protokol kesehatan.

“Karena memang protokol kesehatan ini sudah menjadi kewajiban kita. Terutama saya, terus terang tadi pagi saya juga melakukan rapid test. Artinya, tujuannya itu adalah menegaskan kembali bahwa protokol kesehatan itu menjadi kewajiban kita dalam melaksanakan pilkada ini,” katanya.

Selain itu, mengenai keberatan saksi 01 atas pemungutan suara di Kecamatan Belawan, Payung mengatakan terdapat kejadian khusus adanya pemilih atau DPTB yang menggunakan KTP di luar domisili.

“Ini tadi kita rekomendasi bahwa seharusnya kan tidak lagi di sini, diselesaikan di sana. Kalau di sini itu nanti itu direkomendasikan ulang, seakan-akan tidak bisa diselesaikan. Nah, kepada tim pemenangan atau saksi kita anjurkan untuk memberikan laporan ke kita. Alhamdulillah tadi hasil koordinasi terakhir ternyata hari ini mereka juga sudah melapor ke kita di Bawaslu,” jelasnya.

Mengenai laporan tersebut, Payung menjelaskan, laporan tersebut baru masuk. Sehingga pihaknya akan melakukan kajian di Bawaslu Kota Medan apakah memenuhi unsur untuk ditindaklanjuti atau tidak.

“Tapi yang jelas masih bisa memberikan laporan ketika memenuhi syarat formil dan materil. Tapi keputusan apakah ditindaklanjuti atau tidak, belum. Karena memang hari ini baru dilaporkan. Setelah dilaporkan, dia nanti mekanisme akan dilakukan kajian,” jelasnya. (h01)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2