Waspada
Waspada » Banggalah Jadi Umat Rasulullah Muhammad SAW
Medan

Banggalah Jadi Umat Rasulullah Muhammad SAW

USTADZ Muhammad Fadhli Sudiro memberikan tausiah di masjid Jami'yatushsholihin, Kamis (29/10) subuh.
USTADZ Muhammad Fadhli Sudiro memberikan tausiah di masjid Jami'yatushsholihin, Kamis (29/10) subuh.

MEDAN (Waspada): Bangga lah menjadi umatnya Rasulullah, karena nabi kita telah memberi contoh dalam kehidupan sehari hari (life style), demikian tausiah ustad Muhammad Fadhli Sudiro di masjid Jami’yatushsholihin, Kamis (29/10) subuh.

“Nabi Muhammad SAW adalah life style umat Islam, seperti di pasar nabi telah memberi contoh jadi pedagang yang baik, sebagai ayah memberi contoh denagn kasih sayangnya, dalam pemerintahan sebagai pemimpin memberi contoh keadilan dan ketegasannya, bahkan sampai sekecil kecil pun nabi memberi contoh, masuk kamar mandi pun memberi contoh, Nabi Muhammad SAW adalah manusia yang sempurna, berbanggalah kita sebagai umatnya,” kata ustaz Sudiro dalam tausiahnya.

Sebelum acara dimulai, lantunan pembacaan ayat suci al quran yang dibacakan oleh qori Armansyah membuat para jamaah terkesimak mendengarkannya.

Suara sunyi senyap dalam ruang masjid yang baru di renoviasi sekira 95 persen kesiapannya, membuat suara qori menggema di setiap sudut ruangan masjid yang langsung bergetar dalam sukma para jamaah yang hadir.

Kata sambutan disampaikan oleh ketua BKM Azhari, Sag, tabligh Akbar merupakan program BKM setiap tahunnya pada hari libur dan megajak segenap para jamaah untuk sama sama bekerja dalam mensejahterakan masjid, menjaga keamanan dan kebersihan serta melaksanakan protokuler kesehatan yang anjurkan pemerintah khususnya dalam melaksakan ibadah setiap hari.

“Tabligh akbar merupakan program BKM kita, mari sama sama bekerjamasa dalam mewujudkan kesejahteraan, keamananan dan kebersihan masjid yang lebih baik, agar kita bisa beribadah dengan baik dan khusuk.” Kata Azhari.

Penyampaian tausiah oleh ustad Muhammad Fadhi Sudiro membuat para jamaah betah di dalam masjid, ceramah yang diberikan sangat padat dan bermuatan ilmu yang sesekali diselingi kata kata humorisasi, sehingga para jamaah pun tertawa kecil.

“Bagitu besar umat Islam di negara kita bahkan dunia, kok rasa rasanya kebanggaan kita tidak ada, bahkan ada negara lain yang menghina Nabi kita. Mereka tidak kenal dengan Nabi kita, dalam sejarah menyebutkan sebelum nabi kita lahir, namanya sudah ada dalam kitab kitab lain seperti kitab zambrut, taurat Bakan seorang pendeta terkenal pun suadah tahu akan ada nabi terakhir dan sempurna.” tausiah ustad.

Tabligh Akbar di hadiri para jaamah lingkungan masjid dan luar masjid, para tokoh masyarakat seperti Mahmud, Yahya, Anif juga hadir Ahyar Nasution yang berjumpa dengan rekan rekan lama di Masjid Jami’yatushsholihin.

Tausiah ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh ustad.

“Dengan memohon agar kita dapat selamat dunia akhirat dan bisa berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW, aamiin ya rabbal alamiin,” tutupnya. (rel)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2