Waspada
Waspada » Bandar Judi Online Diringkus Di Labuhandeli
Medan

Bandar Judi Online Diringkus Di Labuhandeli

TERSANGKA AP (kiri), bandar judi online di Kecamatan Labuhandeli yang diringkus oleh personil Resum Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan.Waspada/Ist
TERSANGKA AP (kiri), bandar judi online di Kecamatan Labuhandeli yang diringkus oleh personil Resum Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan.Waspada/Ist

BELAWAN (Waspada): Bandar judi online diringkus polisi di Jl  Veteran Pasar 9 Dusun VI Desa Manunggal Kecamatan Labuhandeli, Kabupaten Deliserdang, Jumat (14/8) dinihari.

Bandar judi online Labuhandeli yang diringkus Personil Unit Pidum Satuan Reserse Polres Pelabuhan Belawan berinisial AP, 39.

Dia diketahui warga Jl. Veteran Pasar 9 Dusun VI Desa Manunggal Kec. Labuhandeli,

Dari bandar tersebut, petugas menyita barang bukti berupa 1 handphone, buku tabungan BRI dan sejumlah uang tunai.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP  I Kadek Heri C menyebutkan, aktivitas judi toto gelap (togel) via online di kawasan Kecamatan Labuhandeli sudah lama diendus.

Termasuk bandar judi yang mengelola bisnis terlarang itu.

“Pada Kamis (13/8) malam, petugas mendapat informasi bahwa tersangka AP yang selama ini dikenal sebagai bandar judi online sedang berada di rumahnya dan sibuk memantau bisnisnya lewat jaringan handphone,” ujar AKP I Kadek Heri.

Begitu mendapat informasi berharga dari warga masyarakat, tambah AKP I Kadek, pihaknya segera memerintahkan Kanit Resum Ipda Erikson Siahaan.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan sekaligus menangkap sang bandar judi online tersebut.

Setelah memastikan bahwa bandar judi online itu berada di dalam rumahnya, petugas langsung melakukan penggerebekan.

Tersangka AP tak berkutik ketika petugas menangkap sekaligus memeriksa handphonenya.

“Ada sejumlah transaksi dan pengiriman angka-angka di dalam handphone tersangka,” jelas Kasat Reskrim.

Setelah diinterogasi, tersangka AP mengakui perbuatannya sebagai agen dan bandar togel online.

“Sudah beberapa bulan ini mengelola bisnis judi sedangkan hadiah judi akan dikirim ke rekening via transfer,” aku tersangka AP, yang terancam hukuman pidana 10 tahun penjara. (m27)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2