Waspada
Waspada » Ayong, Otak Kasus Penculikan Kembali Ditahan
Medan

Ayong, Otak Kasus Penculikan Kembali Ditahan

AYONG, otak kasus penculikan kembali ditahan. Waspada/Ist
AYONG, otak kasus penculikan kembali ditahan. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Hampir dua pekan menghirup udara segar karena penahanannya ditangguhkan, Su alias Ayong, tersangka otak kasus penculikan kembali ditahan.

Ayong, 40, warga Tanjungbalai otak kasus penculikan warga Jalan Jemadi Medan itu kembali ditahan Rutan Kelas IA Khusus Tanjung Gusta, Medan.

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menahan Su alias Ayong setelah berkasnya dilimpahkan Polda Sumut, Kamis (25/6).

“Sudah kita terima dari Polda Sumut dan langsung kita tahan dan dititip ke Rutan,” ujar Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian saat dikonfirmasi via telefon, Kamis (25/6).

Penyidik Subdit III/Jatanras Direktorat Reskrimum Polda Sumut melimpahkan tersangka Su alias Ayong, Kamis (25/6).

“Berkasnya sudah P-21 (lengkap),” kata Direktur Dit Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol. Irwan Anwar, Kamis (25/6).

Sementara, Fenny Laurus Chen Chen, 48, istri Ationg, 50, korban penculikan warga Kompleks Vila Jemadi Mas Jalan Jemadi, Medan menyampaikan terima kasih ke pihak kejaksaan yang telah melakukan penahanan terhadap tersangka.

Sebab, kata dia, jika tidak ditahan, dikhawatirkan tersangka melarikan diri dan mengulangi perbuatannya serta menghilangkan barang bukti,” sebut dia.

Apalagi menurut Fenny, selain kasus penculikan, tersangka diduga juga melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap suaminya.

“Perbuatan tersangka terhadap suami saya sangat keji,” ucap Fenny.

Penangkapan tersangka berdasarkan Laporan Polisi No : LP/45/I/2020/SUMUT/SPKT II, tanggal 10 Januari 2020, dibuat oleh Fenny Laurus Chen.

Tersangka dijerat pasal berlapis 333 ayat 1 (1) junto pasal 170, junto pasal 55, pasal 56 KUHPidana dengan ancaman kurungan 8 tahun.

Peristiwa penculikan Ationg terjadi 9 Januari 2020 saat korban di gedung Selecta Jalan Listrik Medan. (m10)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2