Waspada
Waspada » Angota DPRDSU Zeira Salim Ritonga: Banjir Bandang Labura Diduga Akibat Penebangan Hutan
Medan

Angota DPRDSU Zeira Salim Ritonga: Banjir Bandang Labura Diduga Akibat Penebangan Hutan

Illustrasi
Illustrasi

Hal ini ditegaskan anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan (Dapil) Sumut VI Zeira Salim Ritonga, Senin (30/12) menanggapi terjadinya banjir bandang tersebut, Sabtu (28/12) kemarin.

Tiga desa yang diterjang banjir bandang yakni Desa Hatapang, Desa Pematang dan Desa Batu Tunggal. Akibatnya raturan rumah warga rusak parah akibat tertimpa kayu besar yang hanyut dibawa arus air dan jalan di Desa Simonis Kec. Aek Natas atau daerah Kelok Labura rusak dan tertimbun longsor.

“Sebagai putra daerah dan anggota dewan dari dapil Labura saya sangat prihatin atas bencana banjir bandang tersebut. Semoga para korban diberikan kesabaran dan kemudahan dari Allah SWT,” ujar Zeira.

Politisi PKB ink menegaskan Pemkab Labura yang harus bertanggungjawab dengan akibat kejadian tersebut dan harus menerbitkan semua ijin pengelolaan hutan yang telah diterbitkan di kawasan hutan Hatapang.

Sejak awal, masih kata Zeira, warga keberatan atas aktivitas penebangan hutan satu tahun lalu karena warga takut hutan di atas desa mereka dibabat tapi tidak dihiraukan dan diindahkan pengusaha dan Pemkab Labura.

“Dari video yang diunggah dalam media sosial, penebangan hutan dilakukan oleh oknum pengusahan logging. Ternyata, apa yang dikhawatirkan masyarakat terbukti,” katanya.

Zeira juga dengan tegas minta pemerintah harus mencabut Izin Penebangan Kayu (IPK) perusahaan tersebut, jika terbukti melanggar aturan dalam penebangan hutan. “Pemprovsu melalui Dinas Kehutan Provsu juga harus secara ketat melakukan pengawasan terhadap pengusaha yang diberi izin karena dikhawatirkan oknum pengusaha sering menyalahgunakan izin tersebut dan bermain mata dengan oknum pemerintah daerah setempat,” ungkapnya.

Dijelaskan Zeira, akibat ulah dari penebangan hutan secara besar-besaran tersrbut, diperkirakan hampir sekitar 1.100 ha lahan di Labuhan akan menerima dampak buruk berupa kerusakan lingkungan seperti longsor, banjir dan pergeseran permukaan tanah. (h03).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2