Anggota DPRD Sumut Apresiasi Komitmen PU Medan Rampungkan Jembatan II Sicanang

Anggota DPRD Sumut Apresiasi Komitmen PU Medan Rampungkan Jembatan II Sicanang

  • Bagikan
Anggota DPRD Sumut M Faisal. Waspada/Partono Budy
Anggota DPRD Sumut M Faisal. Waspada/Partono Budy

MEDAN (Waspada): Anggota DPRD Sumut M Faisal (foto) mengapresiasi komitmen Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan yang akan merampungkan pembangunan jembatan Titi II Sicanang, Belawan tahun 2021.

“Semoga pembangunannya segera rampung dan kita doakan berjalan lancar,” kata M Faisal kepada Waspada di Medan, Rabu (17/2).
Menurut Faisal, jembatan itu menjadi sarana transportasi yang penting bagi 19 ribu warga Sicanang, karena setiap hari melintas di kawasan itu.
Sementara itu, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Dinas PU Medan Kota Medan Mukhyar mengatakan, untuk pembangunan Titi II Jembatan dialokasikan anggaran Rp 9 miliar.
“Dengan anggaran itu kita harapkan dapat rampung dengan target pengerjaan paling lama 6 bulan,” jelas Mukhyar.
Setelah menyampaikan komitmen di hadapan Komisi IV DPRD Medan dan Forum Masyarakat Sicanang (Formasi), Dinas PU Kota Medan manyampaikan komitmen akan merampungkan pembangunan jembatan Titi II Sicanang.
Adapun isi kesepakatan itu disebutkan pada Oktober 2021 ditargetkan pembangunan Titi II Sicanang akan rampung. Sedangkan untuk saat ini sedang tahap proses tender.
Menyinggung tentang adanya laporan bahwa pada tahun 2018 konsultan perencana  proyek, kemudian terpilih menjadi konsultan pengawas tahun 2021 ini, Muhkyar mengatakan, sepanjang tidak ada kesalahan yang dilakukannya, dapat melaksanakan proyek tersebut.

Kesalahan

Menurut Muhyar, kesalahan yang terjadi dalam aspek perencaannya di luar jangkauan logika, yakni terjadi bencana banjir berupa banjir, sehingga mengganggu aspek pelaksanaanya.
“Kalau sudah di luar terjadi karena bencana alam, maka itu bukan kesalahan dari konsultan, kecuali jika ditemukan adanya kejanggalan dalam spesifikasi pekerjaan, dan ada putusan pengadilan, itu langsung tidak boleh mengerjakan Titi 2 Sicanang,” ujarnya.
Sepanjang itu tidak terbukti, maka konsultan pengawas untuk proyek Titi 2 Sicanang tetap dapat melaksanakan kegiatan tersebut.
Pembangunan jembatan tersebut, katanya, dilakukan dengan anggaran multiyears atau tahun jamak dari APBD Kota Medan, yakni APBD tahun 2020 dan 2021.
Tahun lalu dari APBD 2020, yang sudah dipakai untuk pembangunan jembatan senilai Rp12 miliar. Tahun ini kembali dianggarkan Rp9 miliar.
“Jika anggaran tahun ini terpakai semua, maka total anggaran untuk membangun jembatan Sicanang memakan biaya hingga Rp21 miliar,” sebutnya.(cpb)
  • Bagikan