Anggota DPR RI Minta Pengusaha Di Sumut Jangan Abai Soal Limbah

  • Bagikan
ANGGOTA DPR RI Ir Effendi Sianipar. Anggota DPR RI minta pengusaha di Sumut jangan abai soal limbah. Waspada/Ist
ANGGOTA DPR RI Ir Effendi Sianipar. Anggota DPR RI minta pengusaha di Sumut jangan abai soal limbah. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Anggota DPR RI Ir Effendi Sianipar (foto) minta agar semua pengusaha di Medan dan Sumatera Utara, agar jangan abai terhadap persoalan limbah. Hal itu ia sampaikannya kepada media, Sabtu (23/10/2021).

“Kita apresiasi terhadap perusahaan yang menangani limbah dengan baik. Tapi kita tidak akan menutup mata terhadap perusahaan yang abai soal limbah. Kita akan mengawasi. Karena ini menyangkut persoalan hidup orang banyak,” tegas anggota Komisi IV DPR RI itu.

Untuk itu, kata Effendi Sianipar, ia pun sudah merangkul beberapa aktifis yang konser soal lingkungan untuk lebih fokus soal limbah. Salah satunya adalah PPSLI (Perkumpulan Pengelola Sampah dan Limbah Indonesia), yang terbentuk di Medan pada Februari 2021 lalu.

Ia pun mengimbau para pengusaha agar mendukung dan bergabung dalam wadah DPP (Dewan Pimpinan Provinsi) PPSLI Sumut. Sehingga bisa secara bersama-sama menciptakan kondisi perusahaan yang semakin sehat, dengan penanganan limbah profesional.

“Selain itu, saya mengimbau para pengusaha penghasil limbah untuk mempedomani UU No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja terkait penegakan hukum di bidang lingkungan hidup dan kehutanan. Serta Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,” kata Ketua Dewan Penasehat PPSLI tersebut.

Awasi Masalah Limbah

Terpisah, Ketua DPP PPSLI Sumut Drs Tumpal Sitorus menegaskan, bahwa sejak terbentuk di Medan, mereka terus mengawasi masalah limbah di daerah itu.

Dan salah satu hasilnya adalah, ada temuan beberapa perusahaan, yang menurut mereka abai terhadap pengelolaan dan penanganan limbah. “Kami melihat, di Sumut dan Kota Medan, masih ada perusahaan yang tidak perduli soal limbah. Ini sesuatu yang tidak benar. Perlu ketegasan pihak terkait,” katanya.

Didampingi Wakil Ketua Drs Daud Simanjuntak dan Sekretaris Ir Junior Siagian, ia menyebut bahwa apa yang mereka temukan itu menjadi bahan evaluasi. “Temuan itu kami evaluasi dan akan ada tindakan lanjutan dari DPP PPSLI Sumut,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, ia minta supaya semua pihak, terutama perusahaan, untuk tidak menganggap ‘angin lalu’ soal limbah. “Kalau Anda membuang limbah secara sembarangan, maka Anda harus siap menanggung konsekuensi sepadan. Bayangkan Anda merusak kehidupan orang lain dengan limbah yang Anda hasilkan. Maka Anda harus siap bertanggung jawab,” tandasnya.

Oleh karena itu, menurutnya, maka soal limbah harus menjadi perhatian semua pihak terkait. “Sebab bagaimana pun, soal limbah tidak bisa kita anggap remeh, karena menyangkut keselamatan hidup orang banyak,” katanya.

Tak lupa ia kembali mengingatkan, bahwa Visi PPSLI adalah, menciptakan kerjasama dan sinegritas di antara pelaku pengelolaan sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3). Yaitu, dalam rangka ikut berpartisipasi untuk pembangunan nasional secara nyata dan terciptanya kelestarian lingkungan.

Kemudian misi adalah, meningkatkan kompetensi dari para pengusaha Indonesia dalam pengelolaan lingkungan hidup. Melindungi, memberdayakan, dan membela seluruh kepentingan para pengelola sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3), khususnya para anggota PPSLI. Serta mewujudkan lilngkungan hidup yang bersih, sehat dan terpelihara dengan baik. (cpb)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *