Anak Nelayan Belajar Dan Pakai Wifi Gratis Di Kapal Perpustakaan Terapung - Waspada

Anak Nelayan Belajar Dan Pakai Wifi Gratis Di Kapal Perpustakaan Terapung

  • Bagikan
ANAK nelayan sedang belajar dan membaca di Kapal Perpustakaan Terapung milik Ditpolairud Poldasu yang sedang sandar di dermaga Kampung Nelayan Seberang, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Kamis (5/11). Waspada/Andi Aria Tirtayasa
ANAK nelayan sedang belajar dan membaca di Kapal Perpustakaan Terapung milik Ditpolairud Poldasu yang sedang sandar di dermaga Kampung Nelayan Seberang, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Kamis (5/11). Waspada/Andi Aria Tirtayasa

DI tengah pandemi Covid-19, ternyata tidak ada halangan bagi anak-anak usia sekolah dari kalangan keluarga nelayan.

Buktinya, anak keluarga nelayan di pesisir Belawan sangat antusias memanfaatkan keberadaan arena baca yang disediakan oleh Kapal Perpustakaan Terapung milik Direktorat Polisi Perairan Udara (Ditpolairud) Polda Sumut di perairan laut Belawan.

Selain bisa belajar dengan membaca aneka jenis buku, anak nelayan juga bisa belajar secara online/daring di atas laut dengan memanfaatkan jaringan wifi gratis serta buku tulis dan alat tulis yang serba gratis.

Ada juga guru pembimbing yang notabene anggota Polri yang disiapsiagakan untuk memberikan bimbingan kepada anak nelayan yang haus akan ilmu pendidikan tersebut.

Kasubdit Patroli Laut Ditpolairud Poldasu AKBP Imam S Budiono menyebutkan, keberadaan kapal yang dimodifikasi sebagai perpustakaan terapung itu mendapat sambutan yang antusias dari para pelajar dan anak usia saat Kapal Perpustakaan sandar di dermaga Kampung Nelayan Seberang, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Kamis (5/11).

“Anak langsung naik ke atas kapal begitu kapal sandar di dermaga Kampung Nelayan Seberang. Mereka kehausan ilmu dan langsung membaca buku dan memanfaatkan jaringan wifi,” ujar AKBP Imam.

Dijelaskan AKBP Imam, saat memanfaatkan keberadaan perpustakaan terapung itu, semua pengunjung wajib mematuhi protokol kesehatan guna memutus rantai pandemi Covid-19.

AKBP Imam berharap keberadaan Kapal Perpustakaan Terapung itu dapat meringankan beban orangtua dalam memenuhi paket internet dan membantu anak-anak sekolah melaksanakan proses belajar via online atau daring.

AKBP Imam menambahka, di masa pandemi Covid-19, Kapal Perpustakaan Terapung ini akan berkeliling setiap harinya dengan menyediakan buku bacaan, buku tulis dan alat tulis serta wifi gratis untuk anak keluarga nelayan pesisir.

“Kapal Perpustakaan Terapung ini merupakan yang pertama kali ada di Sumatera Utara dan setiap harinya akan berlayar menyusuri kawasan pemukiman penduduk pesisir di 4 titik lokasi seperti kawasan Pajak Baru, Kampung Nelayan, Belawan Lama dan Kampung Nelayan Seberang. (m27)

  • Bagikan