Waspada
Waspada » Ampuhri Harapkan Jamaah Bisa Kembali Umrah Ke Tanah Suci
Medan

Ampuhri Harapkan Jamaah Bisa Kembali Umrah Ke Tanah Suci

WAKIL Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan Dewan Pengurus Pusat DPP Asosiasi Penyelenggara Haji & Umrah Republik Indonesia (AMPUHRI) Sumbagut, H Maulana Andi Surya, Lc MA. Ampuhri harapkan jamaah bisa kembali umrah ke Tanah Suci. Waspada/Ist
WAKIL Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan Dewan Pengurus Pusat DPP Asosiasi Penyelenggara Haji & Umrah Republik Indonesia (AMPUHRI) Sumbagut, H Maulana Andi Surya, Lc MA. Ampuhri harapkan jamaah bisa kembali umrah ke Tanah Suci. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Penyelenggara Haji & Umrah Republik Indonesia (AMPUHRI), H Maulana Andi Surya, Lc MA (foto) harapkan jamaah umrah bisa kembali ke tanah suci.

Dengan kordinasi yang terus dilakukan pemerintah dan Kerajaan Arab Saudi, Ampuhri harapkan jamaah bisa kembali umrah ke tanah suci dalam waktu dekat.

Hal itu disampaikan H Maulana merespon keterangan Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, Oman Fathurahman, yang menyebutkan, Arab Saudi kembali menghentikan sementara penerbitan visa umrah untuk calon jemaah umrah asal Indonesia.

“Tentu pemerintah punya cara untuk merundingkan hal ini, agar jamaah Indonesia bisa melaksanakan ibadah umrah kembali,” kata Maulana Andi Surya, Rabu (18/11).

Dia mengakui bahwa Kementerian Luar Negeri telah memberikan klarifikasi yang distop hanya visa turis saja.
Memang ada pengunduran jadwal penerbangan untuk tanggal 15 November menjadi 22 November.

Pada keberangkatan umrah ketiga tanggal 8 November kemarin, semuanya mulai berjalan lancar,  bahkan mereka mulai bisa ke Madinah.

Keberangkatan ketiga ini jumlah jamaah Indonesia lebih sedikit, yaitu 48 orang saja dibanding keberangkatan pada 1 dan 3 Nopember dari hampir 400 jamaah.

Dalam hal ini, pemerintah Arab Saudi terus melakukan perbaikan-perbaikan.

“Indonesia juga melakukan evaluasi, mencari formula yang paling bagus, tentang regulasi keberangkatan umroh di masa pandemi ini,” katanya.

Berkordinasi

Untuk itu, sambung dia, harapan kami terhadap pemerintah indonesia agar terus berkordinasi dan bekerjasama dengan pemerintah Arab Saudi untuk mencari jalan terbaik dalam penyelenggaraan ibadah umrah dan haji.

Ini dimaksudkan agar jamaah yang melaksanakan ibadah umrah maupun haji mendapatkan pelayanan yang aman, nyaman serta terlindungi.

Demikian juga agar biro perjalanan umrah dapat bangkit kembali setelah hampir 10 bulan tidak beroperasi yang sangat berpengaruh pada perekonomian.

Terkait jamaah umrah di PT Darul Iman PPIU di Jl Elang No 88A Sei Sikambing B, yang dikelolanya, dia mengaku jamaah yang tertunda keberangkatanya dari bulan Maret 2020 yang lalu ada 30 jamaah.

“Jika situasi umrah sudah kondusif, Insyallah siap diberangkatkan dan menyusul jamaah yang sudah masuk daftar tunggu 200 jamaah,” pungkasnya. (m22)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2