Waspada
Waspada » Al Mujahidah Gelar Shalat Tasbih Sekaligus Santuni Anak Yatim Dan Duafa
Medan

Al Mujahidah Gelar Shalat Tasbih Sekaligus Santuni Anak Yatim Dan Duafa

KEGIATAN pemberian santunan untuk anak yatim dan dhuafa. Majelis Taklim Al Mujahidah gelar shalat tasbih sekaligus memberikan santunan untuk anak yatim dan dhuafa,di Masjid Al Musannif Jl Cemara,Minggu (14/2). Waspada/Anum Saskia
KEGIATAN pemberian santunan untuk anak yatim dan dhuafa. Majelis Taklim Al Mujahidah gelar shalat tasbih sekaligus memberikan santunan untuk anak yatim dan dhuafa,di Masjid Al Musannif Jl Cemara,Minggu (14/2). Waspada/Anum Saskia

MEDAN (Waspada): Majelis Taklim Al Mujahidah gelar shalat tasbih sekaligus memberikan santunan untuk anak yatim dan dhuafa di Masjid Al Musannif Jl Cemara, Minggu (14/2).

Hadir Al Ustad Amiruddin S Sos I, Ustadz Agus Salim MPd I, serta pengurus Majelis Taklim Al Mujahidah diketuai Hj Aminah.

Dalam kegiatan Wakil Ketua Hj Salimah dan Hj Sulistiyawati menyebutkan, kegiatan shalat sunnat tasbih dilaksanakan setiap bulan sekaligus memberi santunan untuk anak yatim dan dhuafa dari kalangan keluarga Majlis Taklim Al Mujahidah.

“Kami dalam kepengurusan Majelis Taklim Al Mujahidah ada kegiatan arisan diikuti 39 orang. Saat kegiatan itulah kami mengumpulkan infaq dan sedekah yang disalurkan untuk anak yatim dan dhuafa sebanyak 20 orang.  Setiap bulan penerimanya berbeda tetapi keluarga anggota Al Mujahidah. Dengan begitu, sembari mengerjakan amal ibadah kepada Allah SWT, kami turut mengerjakan amal kebaikan kepada sesama,” ujarnya.

Gemar Bersedekah

Dalam tausiyahnya Al Ustadz Amiruddin S Sos I, menyebutkan, sangat beruntungnya orang yang gemar bersedekah, terutama untuk anak yatim dan dhuafa,karena Allah SWT dan Rasulullah sangat suka kepada orang yang suka bersedekah.

Hal lain disampikannya, Allah SWT menciptakan seorang hamba perempuan yang sangat kuat dan tabah, yakni Maryam ibunda Nabi Isa AS. Dimana Maryam itu sangat sabar dan kuat dengan apa yang diberi Allah kepadanya, termasuk menjadi ibu tunggal yang melahirkan anak tanpa suami.

“Maka sangat perlu mengambil iktibar dari apa dilakukan oleh Maryam dengan membaca dan memahami Surah Maryam dalan Alquran,” katanya.

Dia juga mengingatkan kepada anak yatim yang hadir dalam kegiatan ini agar patuh pada orang tua, senantiasa menyenangkan hati orang tua dan kelak mengangkat martabat orang tua.

“Kalau dipanggil ibu langsung datang dan tanyakan apa yang bisa dibantu. Jangan sampai panggilan orang tua berulangkali tapi masih duduk di tempat semula. Itu akan menyakiti hati ibumu,” ujarnya.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Ustadz Agus Salim MPdI dan saritilawah oleh Dessy Siregar. (m22)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2