Waspada
Waspada » 8 Pelajar Terjaring Ops Kasih Sayang Di Warnet
Medan

8 Pelajar Terjaring Ops Kasih Sayang Di Warnet

PARA pelajar saat terjaring Ops Kasih Sayang Polsek Medan Area di warnet. Waspada/Ist
PARA pelajar saat terjaring Ops Kasih Sayang Polsek Medan Area di warnet. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): 8 Pelajar SMP dan SMA yang bolos belajar terjaring Ops Kasih  Sayang Polsek Medan Area di sejumlah warnet Rabu (19/2).

Mereka terjaring setelah merazia sejumlah warung internet (warnet), yang dijadikan lokasi bolos sekolah.

“Mereka diamankan karena bermain warnet di jam belajar,” kata Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chan.

Ke-8 orang pelajar terjaring Ops Kasih Sayang di warnet diamankan sedang asyik berselancar internet di warnet Ants Gaming Jl Bromo, Kel Tegal Sari II, Kec Medan Area.

Faidir membeberkan, para pelajar yang diamankan masing-masing MF, 18, pelajar kelas 9 SMP Negeri 23, SI, 13, pelajar kelas 8 SMP Negeri 23.

Kemudian, B, 16, pelajar SMA Negeri 10 Medan, MR, 16, pelajar SMP Tugama Medan, MHS, 15 pelajar SMP Darul Aman, AP, 16, pelajar SMA Zending Islam Indonesia Medan.

Dan ET, 15, pelajar SMP Tugama Medan dan AS, 18, pelajar SMA Swasta Medan.

“Setelah diberikan arahan dan pembinaan, para pelajar menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi bolos pada saat jam belajar,” katanya.

“Kemudian dikembalikan kepada orangtuanya,” jelasnya.

Belum lama ini, Kepolisian Sektor Medan Baru melaksanakan razia Kasih Sayang terhadap pelajar di warnet Jalan M  Idris, Gang Johar.

Kemudian di Gang Madrasah, Kelurahan Sei Putih Timur, Jum’at (14/2) sekira pukul 10.00 WIB.

Razia dadakan itu dipimpin Kanit Sabhara Polsek Medan Baru Iptu Hotman Pasaribu SH didampingi Panit I Lantas Iptu HR Situmorang, SH.

Diikuti personil dari TNI – Kodim 0201/BS serta personil Kecamatan yaitu, Kasi Trantib Purba.

Game Online

Sasaran kegiatan tersebut ditujukan kepada pelajar yang bermain game online pada jam belajar.

Adapun pelajar yang terjaring sebanyak 5 orang yang berasal dari berbagai sekolah.

Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah H Tobing SH SIK MH menjelaskan bahwa para siswa/pelajar yang terjaring razia di warnet itu diboyong ke Polsek Medan Baru.

Di sana mereka dilakukan pembinaan dan penyuluhan.

Dengan cara memanggil orangtuanya masing-masing dan membuat pernyataan untuk turut mengawasi.

Kemudian mengontrol kegiatan si anak selama berada di luar rumah, termasuk jam belajar dan diluar jam belajar. (m39)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2