Waspada
Waspada » 7.724 Guru Honor Se-Sumut Diverifikasi Ulang
Medan

7.724 Guru Honor Se-Sumut Diverifikasi Ulang

PLH Kabid Pembinaan dan Ketenagaan Dinas Pendidikan Sumut, H Sakti Siregar, MPd. Waspada/Anum Saskia
PLH Kabid Pembinaan dan Ketenagaan Dinas Pendidikan Sumut, H Sakti Siregar, MPd. Waspada/Anum Saskia

MEDAN (Waspada) Dinas Pendidikan Sumut akan melakukan verifikasi ulang data guru honor agar honor mereka segera terealisasi bulan ini. Januari 2020, merupakan masa pendataan ulang jam mengajar guru honor yang terdaftar di dinas tersebut.

Hal ini disampaikan Plh Kabid Pembinaan dan Ketenagaan Dinas Pendidikan Sumut, H Sakti Siregar MPd,  di Medan, Senin (13/1).

Bersama staf, Imran Nasution, Sakti menyebutkan, verifikasi data mengajar sangat perlu guna memastikan jumlah jam mengajar para guru yang sudah terdafatar.

Saat ini, kata dia, ada 7.724 guru honor SMA, SMK dan SLB se-Sumut  yang akan diverifikasi datanya guna pembayaran honor di bulan Januari ini.

“Setiap guru honor yang terdaftar akan menerima Rp 90 ripu  per jamnya dan mereka akan menerima honor yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing, sehingga dana itu tidak ada di Dinas Pendidikan Sumut,” katanya.

Saat disinggung meningkatnya penghasilan guru honor tetapi masih juga siswa dibebankan membayar uang komite sekolah, Sakti menyebutkan, hal itu disebabkan masih ada guru honor di sekolah yang tidak masuk dalam daftar guru honor yang ditanggung APBD.

Sebab guru yang tertampung di APBD hanya tercatat hingga sampai tahun 2016, sedangkan di atasnya belum tertampung.

“Maka dana komite itulah yang digunakan membayar guru honor yang tidak masuk dalam daftar guru honor tanggungan APBD. Selain itu, tenaga adminstrasi, tenaga kebersihan dan penjaga sekolah umumnya menggunakan dana komite. Diprediksi, jumlah guru honor yang belum tertanggung di APBD mencapai 3000-an,” pungkasnya. (m37)

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2