57 Orang Ditangkap Dalam Razia Premanisme Di Medan - Waspada

57 Orang Ditangkap Dalam Razia Premanisme Di Medan

  • Bagikan
57 orang ditangkap dalam razia premanisme di Medan. Waspada/Ist
57 orang ditangkap dalam razia premanisme di Medan. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Polsek Medan Baru dan Medan Timur menangkap 57 preman Medan dalam razia pemanisme yang digelar Sabtu (12/6). Razia dipimpin masing-masing Kapolsek serta Kanit Reskrim ini bertujuan menekan angka tindak kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.

Di Polsek Medan Baru razia dipimpin Waka Polsek Medan Baru AKP Ully Lubis, SH didampingi Kanit Reskrim Iptu Irwansyah Sitorus, SH. MH serta Panit II Reskrim Ipda Regi Manda dan puluhan personel. Tim menyisir ke beberapa lokasi yang kerap terjadi aksi premanisme dan meresahkan warga akibat melakukan pungutan liar (Pungli).

Alhasil sebanyak 43 orang yang terdiri dari 41 orang parkir liar dan 2 orang sebagai “pak ogah” diamankan petugas dari beberapa lokasi yang ada diwilayah hukum Polsek Medan Baru. Usai diamankan, 43 orang tersebut dilakukan pendataan dan pembinaan di halaman Polsek Medan Baru yang kemudian dibagikan masker serta hand sanitizer untuk penerapan protokol kesehatan.

                                             

“Ke 43 orang tersebut diamankan, karena tidak ada legalitas, tidak memakai seragam resmi parkir serta tidak memiliki dokumen lengkap sebagai tukang parkir,” kata Waka Polsek Medan Baru AKP Ully Lubis SH.

Waka Polsek Medan Baru mengatakan demi kepentingan kenyamanan masyarakat, petugas Polsek Medan Baru melaksanakan razia penertiban premanisme yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat. “Razia ini akan terus kita laksanakan guna memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat sehingga tidak terjadi lagi namanya pungutan liar (Pungli),” pungkasnya.

Polsek Medan Timur

Sementara itu, Polsek Medan Timur menangkap 14 preman dalam operasi premanisme dan Pungli di sejumlah lokasi. Iptu Japri yang dikonfirmasi mengatakan, operasi ini dilaksanakan menindaklanjuti instruksi Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, tentang penindakan aksi premanisme dan Pungli di kota Medan.

“Operasi ini sesuai STR Kapolri Nomor: 463/VI/PAM.3.2/2021, tanggal 11 Juni 2021 tentang penindakan premanisme dan pungli,” ujarnya Kanit Reskrim.

Dalam operasi itu sambungnya, pihaknya mengamankan 14 orang karena melakukan Pungli di tempat umum.

“Belasan orang yang kita amankan masing-masing berprofesi sebagai juru pakir liar dan anggota OKP. Modus para pelaku meminta sejumlah uang kepada masyarakat. Dari tangan pelaku turut disita barang bukti uang Rp154 ribu hasil tindak Pungli,” terangnya.

Penyidik sambung Japri, masih melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap 14 orang yang diamankan tersebut.

Apabila nantinya ditemukan ada unsur tindak pidana akan diproses secara hukum. Jika tidak ditemukan adanya tindak pidana, maka dilakukan pembinaan dengan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi kembali perbuatannya.

“Diharapkan dengan dilakukannya operasi premanisme dan Pungli ini, masyarakat dapat menjalankan seluruh aktivitasnya dengan rasa aman dan nyaman,” katanya. (m25)

  • Bagikan