Waspada
Waspada » 32 Anak-anak Dan Remaja Keracunan Bakso Bakar di Hamparanperak
Medan

32 Anak-anak Dan Remaja Keracunan Bakso Bakar di Hamparanperak

KAPOLRES Pelabuhan Belawan AKBP MR Dayang sedang membesuk anak-anak korban keracunan bakso bakar di Puskesmas Hamparanperak, Kamis (19/3). Waspada/Andi Aria Tirtayasa
KAPOLRES Pelabuhan Belawan AKBP MR Dayang sedang membesuk anak-anak korban keracunan bakso bakar di Puskesmas Hamparanperak, Kamis (19/3). Waspada/Andi Aria Tirtayasa

BELAWAN (Waspada): 32 anak-anak dan remaja keracunan bakso bakar di Desa Klumpang Kebun dan Desa Klambir V Kecamatan Hamparanperak, Deli Serdang.

Ke-32 anak-anak dan remaja yang keracunan bakso bakar itu Rabu (18/3) sekira pukul 20:00 dan terpaksa dirawat di Puskesmas Hamparanperak dan klinik.

Mereka mengalami keracunan usai menyantap bakso bakar keliling, sedangkan penjual bakso berinisial MP, 32, warga Kecamatan Hamparanperak diamankan di Poksek Hamparanperak beberapa jam setelah kejadian.

Salah seorang korban bernama Nining Arningsi,18, menuturkan, dirinya keracunan, setelah memakan bakso bakar.

Baksi tersebut dibelinya dari pedagang keliling saat melintas di depan rumahnya, seharga Rp1.000 pertusuk.
Awalnya, Nining  mengalami  mual, muntah, pusing dan sakit perut.

“Saya sudah sering bakso bakar pedagang itu, rasa sakit setelah 4 jam mengalami mual, muntah dan pusing,” kata remaja putri warga Pasar 1, Dusun 16, Desa Klumpang Kebun, Kecamatan Hamparanperak.

Keracunan massal yang menimpa warga direspon Kepala Desa Desa Klumpang Kebun andayanto, Camat Hamparanperak Amos Karo Karo.

Kemudian petugas Polsek Hamparan Perak, yang turun ke Puskesmas tempat para korban dirawat.

Pendataan

Camat Hamparanperak, Amos Karo Karo mengungkapkan, pihaknya masih melakukan pendataan terkait jumlah warga yang keracunan.

Dari informasi diperoleh, para korban keracunan usai menyantap bakso bakar keliling.

“Saat ini ada ada 32 warga yang sudah kita data. 26 masih dirawat di Puskesmas Hamparanperak sedangkan 6 orang lagi dirawat di Dusun XVII Desa Klumpang Kebun. 6 orang sudah pulang, ” ujarnya.

“Penyebabnya masih diteliti. Ini masih diduga keracunan jajanan bakso bakar, tapi harus kita pastikan dengan pemeriksaan laboratorium dari pihak kepolisian,” katanya.

“Kita imbau kepada orangtua agar tidak membeli jajanan sembarangan kepada anaknya,” kata Amos.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP M R Dayan didampingi Kapolsek Hamparanperak, Kasat Intel AKP Syahrial dan Kasat Binmas mengecek kondisi korban yang mengalami keracunan di Puskesmas Hamparanperak.

“Kami mengimbau kepada orangtua korban untuk mengawasi anak – anaknya agar tidak jajan sembarang serta hindari makan makan yang tidak higienis,” kata Kapolres.

Untuk penyebab keracunan, tambah Dayan, pihaknya masih menyelidiki, sample bakso akan dibawa ke laboratorium untuk dilakukan pengecekan kandungan dari bakso tersebut.

“Pedagang bakso sudah diamankan. Kita sudah memeriksa beberapa saksi. Pengakuan pedagang bakso, dia tidak tahu kalau daganganya yang menjadi penyebab keracunan,” katanya.

“Sebab dia sudah berjualan 2 tahun tidak pernah ada masalah. Jadi, kita masih selidiki kasus ini,” sebut Dayan. (h04)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2