2.402 Mobil Diputar Balik, 12 Pemudik Reaktif Covid-19

  • Bagikan
KABID Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi. Sejak dimulainya Operasi Ketupat Toba 2021 hingga hari pertama perayaan Idul Fitri 1442 H, kendaraan mobil penumpang menjadi terbanyak yang diputar balik saat melintas di pos penyekatan di Sumatera Utara. Waspada/ist
KABID Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi. Sejak dimulainya Operasi Ketupat Toba 2021 hingga hari pertama perayaan Idul Fitri 1442 H, kendaraan mobil penumpang menjadi terbanyak yang diputar balik saat melintas di pos penyekatan di Sumatera Utara. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Sejak dimulainya Operasi Ketupat Toba 2021 hingga hari pertama perayaan Idul Fitri 1442 H, kendaraan mobil penumpang menjadi terbanyak yang diputar balik saat melintas di pos penyekatan di Sumatera Utara.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi (foto), Jumat (14/5) mengatakan, berdasarkan data Operasi Ketupat Toba mulai 6 hingga 13 Mei 2021, jumlah mobil yang diputar balik sebanyak 2.402 unit, sedangkan sepeda motor sebanyak 1.499 unit.

“Mobil diputar balik terbanyak di daerah Deliserdang,” sebutnya.

Untuk mobil barang yang diputar balik ketika melintas di pos penyekatan sebanyak 503 unit. “Sementara, kendaraan khusus yang kita putar balik sebanyak 207 unit,” jelas Hadi.

Disebutkan, selama berjalannya Operasi Ketupat Toba 2021, petugas yang berjaga di pos penyekatan maupun pos pengamanan juga telah melakukan rapid test antigen terhadap pengendara.

Berdasarkan laporan di pos penyekatan Torgamba perbatasan Provinsi Riau, menemukan 12 pemudik reaktif dan sudah diperintahkan untuk balik kanan.

“Mereka kemudian diperintahkan isolasi selama lima hari,” sebut Hadi, dan mengatakan situasi sampai saat ini dalam kondisi terkendali.

Sedangkan 773 pengendara yang juga menjalani rapid test antigen tidak ada yang positif Covid-19.

Begitu juga pemeriksaan penumpang di bandara, terminal dan pelabuhan di Provinsi Sumatera Utara, tidak mendapatkan hasil positif Covid-19.

“Kita juga lakukan cek rapid antigen terhadap penumpang, tapi tidak ditemukan hasil positif,” ujar dia.(m10)

 

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *