Mahasiswa UISU Kembali Gelar Aksi, Tuntut Pembebasan Mahasiswa

MEDAN (Waspada): Ratusan mahasiswa Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa UISU Bersatu kembali menggelar aksi di depan Kampus UISU Jl. Sisingamangaraja Medan, Kamis (26/9).

Mahasiswa UISU Kembali Gelar Aksi, Tuntut Pembebasan Mahasiswa
Waspada/gito ap Aparat kepolisian melakukan pengamanan dan mengurai kemacatan saat aksi mahasiswa UISU, Kamis (26/9).

Tuntutan masih seperti aksi sebelumnya, diantaranya meminta polisi membebaskan mahasiswa yang ditahan saat aksi di DPRD Sumut.


Aksi yang berlangsung sekira pukul 11:00 hingga 14:30, sempat memacetkan arus lalu lintas. Untuk mengatasi kemacetan yang semakin parah, personil Unit Lalu Lintas Polssek Medan Kota melakukan pengamanan dan melakukan rekayasa lalu-lintas dengan mengalihkan sebagian kendaraan yang datang dari arah kota Medan menuju arah Amplas, melalui Jalan Stadion Teladan serta Jalan Turi.

Sementara dalam aksi tersebut, sambil membakar ban bekas di tengah jalan dan membentangkan spanduk, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan, diantaranya mencabut revisi undang-undang No. 30 Tahun 2012 tentang KPK, meminta Presiden mengeluarkan Peraturan Pemerintah dan Pengganti Undang-undang, (Perpu).


Kemudian, mengusut tuntas serta mengadili pelaku pembakaran hutan di Kalimantan Tengah dan Riau, meminta kepolisian menindak tegas oknum polisi melakukan kekerasan terhadap mahasiswa dan membebaskan mahasiswa yang ditahan pihak kepolisian.

Meski demo berlangsung cukup lama, aksi mahasiswa berlangsung lancar dan kondusif. 


Waka Polsek Medan Kota AKP S Simaremare kepada Waspada dilokasi aksi mengatakan, aksi berjalan damai tanpa tindakan anarki. Pihaknya, kata Simaremare, hanya melakukan pengamanan dan mengurai kemacatan lalu lintas.(m27)