Waspada
Waspada » Pemko Gunakan Istilah AKB Gantikan New Normal
Lapsus

Pemko Gunakan Istilah AKB Gantikan New Normal

LOGO Pemko. Pemko Medan gunakan AKB gantikan new normal. Ilustrasi
LOGO Pemko. Pemko Medan gunakan AKB gantikan new normal. Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Plt Walikota Medan Akhyar Nasution mengatakan, Pemko akan gunakan istilah Adaptasi Kebiasaan Baru atau AKB gantikan new normal atau tatanan kehidupan baru di tengah pandemi Covid-19.

Pemko lebih memilih gunakan Istilah AKB gantikan new normal dan AKB sendiri rencananya akan diberlakukan mulai Rabu 1 Juli 2020.

“Pemko Medan tidak mau menggunakan istilah new normal yang rencananya dimulai awal Juli nanti, melainkan adaptasi kebiasaan baru,” kata  Akhyar, Selasa (30/6).

“Kita tidak tahu sampai kapan pandemi ini akan berakhir, makanya kita yang harus menyesuaikan diri,” jelasnya.

Dalam menjalankan konsep kebiasaan adaptasi baru, Akhyar mengaku tengah mempersiapkan peraturan wali kota (Perwal).

Aturan tersebut akan menjadi pedoman dalam menjalankan kegiatan.

Bukan Aib

Mantan anggota DPRD Medan ini mengimbau kepada semua pihak agar sadar bahwa Covid-19 bukanlah aib, namun penyakit yang harus diobati.

“Kepada semua pihak  untuk menyadari bahwa ini penyakit yang harus diobati, bukan aib,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Akhyar juga mengaku siap berdialog dengan berbagai kalangan dalam rangka mengatasi pandemi covid-19.

Bukan hanya itu, ia memastikan bahwa penggunaan anggaran penanganan covid-19 dilakukan secara transparan.

“Pemko Medan siap bekerjasama menyampaikan apa yang akan dilakukan dan menyiapkan anggaran. Kami terbuka berapa anggaran yang dipakai, tidak ada yang ditutupi, ini amanah dan tanggung jawab bersama,” bilangnya.

Seperti diketahui Presiden Jokowi yang pertama kali menyampaikan istilah new normal. Istilah itu dipakai dalam rangka berdamai dengan virus corona atau Covid-19.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bahkan berencana menetapkan 1 Juli 2020 sebagai awal mula pemberlakuan new normal.

Di bagian lain keterangannya, mulai tanggal 1 Juli 2020 besok, Pemko Medan tidak akan menanggung biaya pengobatan, perawatan, serta pemakaman pasien Covid-19.

Itu berlaku apabila pasien tersebut tidak tercatat sebagai warga Medan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution.

Dia mengatakan hal itu usai menghadiri peringatan hari Jadi kota Medan ke 430 (1 juli 1590-1 Juli 2020, di Gedung DPRD Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis Nomor 1, Petisah Tengah, Selasa (30/7/2020). (m26)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2