Waspada
Waspada » Megawati Ingatkan Pentingnya Menjaga Kelestarian Alam
Lapsus

Megawati Ingatkan Pentingnya Menjaga Kelestarian Alam

Ketua Umum PDIP MegawatiSoekarnoputri (Waspada/Ist)

JAKARTA (Waspada): Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meminta struktur partainya untuk mengambil semangat para peraih kapaltaru menjaga alam. Dia menilai di tengah arus globalisasi yang semakin maju, banyak rakyat Indonesia sudah melupakan pentingnya menjaga alam. Padahal hakikat manusia hidup, harus melestarikan lingkungan itu sendiri, bukan untuk dirinya sendiri, melainkan anak-cucu generasi selanjutnya.

Presiden RI Kelima ini menyampaikan rasa hormat yang sebesar-besarnya kepada para peraih Kapaltaru. Ia menilai mereka adalah pejuang lingkungan yang sangat dibutuhkan oleh negeri ini. Hal ini disampaikan Megawati saat menjadi pembicara secara webinar dengan 47 penerima Kapaltaru sejak tahun 2013, Kamis (7/1) di Jakarta sebagai acara jelang perayaan HUT PDIP ke-48.

Megawati menceritakan pengalaman pribadinya saat menjadi presiden. Betapa benci dirinya terhadap mereka yang membuang sampah sembarangan. Pernah suatu saat, Megawati bepergian dan melihat orang membuang sampah dari jendela mobil. Megawati lalu memerintahkan patroli pengawalannya untuk mengejar mobil itu dan meminta pengendara kembali memungut sampah yang dibuang di jalanan.

“Kalau hal kecil seperti ini, itu kan sebetulnya harus ada dalam diri kita sebagai bangsa. Masak enggak malu, ya,” kata Megawati.

Megawati juga mengaku pernah memerintahkan Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menjaga lingkungan, baik di daratan maupun di lautan. Untuk di Bali, sampah plastik harus bersih dari laut. Begitu juga di Jawa Tengah, harus membantu para pejuang lingkungan mendapatkan akses sebesar-besarnya dalam menjalankan tugas melestarikan alam. Ia berharap para struktur PDIP untuk berkontribusi tanpa harus ditegur lebih dahulu.

Menurut Megawati, PDIP tidak hanya mengurusi politik belaka. Semua harus dipikirkan, termasuk ekonomi, sosial, budaya, dan kehidupan, sebagai bagian dari politik besar partai. Anak kecil pun perlu diajarkan sejak dini untuk peduli dengan kelestarian lingkungannya.

“Banyak peneliti mengatakan, berapa banyak akibat dari keserakahan manusia sendiri yang namanya binatang akan punah. Bagaimana kita memperbaiki kehidupan para petani, bagaimana kita akan menghidupi dan memperbaiki kehidupan nelayan, bagaimana kita akan memberikan kehidupan yang baik kepada orang yang tinggal di kampung-kampung, bagaimana kita memberikan rakyat kita dengan kasih sayang dengan gotong royong. Memberi itu kehidupan lho,” jelas Megawati.

Sementara Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah mengatakan, semangat yang digelorakan Megawati itu menjadi salah satu dasar tema pelaksanaan HUT partai ke 48 pada tahun ini. Tema resminya adalah “Indonesia yang berkepribadian dalam kebudayaan, dimana seluruh jati diri, karakter dan falsafah bangsa”.

Persektif kebudayaan yang diambil berkaitan dengan lingkungan hidup. Berbeda dengan parpol lainnya, PDIP melaksanakan arahan Megawati bahwa berpolitik itu bukan hanya yang menyangkut politik praktis merebut kekuasaan Pemerintahan. Tapi juga bagaimana partai harus tetap bersentuhan dengan hal-hal sederhana, yang bahkan nampaknya dianggap remeh oleh orang lain, namun sebenarnya sangat fundamental berkaitan dengan masa depan bangsa.

“Di PDIP kami diajarkan tentang disiplin, hidup bersih, menanam pohon, tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan sungai, dan bagaimana kader partai bergerak mencintai keindahan alam raya,” ujar Wakil Ketua MPR RI itu.

Maka itu, tak heran para kepala daerah dari PDIP selalu didorong untuk megedepankan politik afirmatif menjaga kelestarian lingkungan. Setiap kepala daerah didorong untuk membangun kebun raya atau hutan-hutan kota.

“Ini secara khusus terkait dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan yang merupakan elemen penting untuk masa depan alam dan peradaban Indonesia,” kata Basarah. (irw)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2