Waspada
Waspada » Buku Antologi Kisah Para Aktifis Alimbas Setebal 500 Halaman Kado HMI ke-74 Tahun
Lapsus

Buku Antologi Kisah Para Aktifis Alimbas Setebal 500 Halaman Kado HMI ke-74 Tahun

Pra cetak Buku Antologi Kisah Para Aktifis Alimbas. Waspada/Istimewa

JAKARTA (Waspada) : Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Medan lintas generasi bakal meluncurkan buku antologi menyambut 74 Tahun HMI pada 5 Februari 2021 mendatang.

Difasilitasi Tulek Jajek, komunitas para penulis jejaring alumni HMI Cabang Medan lintas generasi bertajuk “Di Bawah Rindang Pohon Seri : Kisah Para Aktivis HMI Cabang Medan”. Pohon Seri yang tumbuh di halaman kantor Cabang HMI Medan, Jalan Adinegoro 15 (Alimbas) itu banyak menyimpan kisah tersendiri bagi aktivis HMI.

Untuk jilid pertama peluncuran buku berisi 500 halaman ditulis 60 mantan aktifis Alimbas (Adi Negoro 15) tengah tahap editor dan proses naik cetak.

“Tak tanggung-tanggung 60 orang mantan aktifis Alimbas menuliskan kisahnya di masa lalu. Ada cerita lucu, haru, hingga soal sikap politik HMI di zamannya. Ini jelas-jelas buku antologi nostalgia dari masing-masing penulis, terutama momen-momen di zamannya yang sulit dihapus, tak lekang dimakan usia meski kebanyakan para aktivis sudah menua,” kata Hadhy Priyono yang diberi tanggung jawab sebagai designer cover buku “Di Bawah Rindang Pohon Seri : Kisah Para Aktivis HMI Cabang Medan” jilid satu kepada Waspada di Jakarta, Selasa (19/1/2021).

Menurut Hadhy Priyono, mantan aktivis HMI Komisariat FPIPS IKIP Medan (kini menjadi Universitas Negeri Medan), para mantan aktivis menuangkan memoar atau kisah nyata selama menjadi aktivis HMI.

“Sekedar membaca judul bukunya saja sudah bisa ditangkap, memang cerita nostalgia. Pohon Seri yang dulu tumbuh dengan rindang di halaman kantor HMI Cabang Medan yang terletak di Jalan Adinegoro 15, adalah tempat paling pavorit setiap para aktifis. Baik untuk sekedar berteduh dari teriknya sengatan matahari, curhat soal cinta sesama aktifis, hingga menyusun strategi menggedor pemangku kekuasaan yang kerap berlaku tak adil,” ungkap Abah sapaan akrab Hadhy Priyono.

Lebih lanjut Sekretaris Umum Badko HMI Sumut Periode 1988-1990 menyatakan kumpulan cerita para aktifis mahasiswa setebal 500 halaman yang akan diluncurkan 5 Februari 2021 bertepatan 74 tahun HMI, merupakan ide dan gagasan tim creator oleh editor utama M Zahrin Piliang, dan tim editor Sugih Permono, Isfan Dahriyan Nasution, Ahmad Arifin Pahu.

“Alhasil, buku kumpulan cerita para aktifis mahasiswa setebal 500 halaman yang akan diluncurkan 5 Februari 2021, selain menjadi bacaan ringan nostalgia juga bisa menjadi referensi untuk membaca karakteristik para aktifis HMI dari zaman ke zaman terlebih buat generasi HMI zaman now,” ucap Abah.(j01)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2