Waspada
Waspada » Baguna PDIP Doa Bersama Di Lokasi Kecelakaan Sriwijaya Air
Lapsus

Baguna PDIP Doa Bersama Di Lokasi Kecelakaan Sriwijaya Air

Baguna PDIP Doa Bersama Dii Lokasi Kecelakaan Sriwijaya Air (Ist)

JAKARTA (Waspada): Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonsia Perjuangan (PDIP) yang diwakili Wakil Sekjen Sadarestuwati, melakukan doa bersama di lokasi kecelakaan pesawat Sriwijaya Air yang menewaskan 62 orang penumpang serta awak pesawat. 

Sadarestuwati berangkat ke lokasi yang terletak sekitar 30 menit perjalanan laut dari Pulau Untung Besar, Kepulauan Seribu, bersama jajaran Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP, Sabtu (16/1). 

Turut juga jajaran Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas ) dan Kementerian Perhubungan di dalam rombongan itu. Seperti Sesditjen Perhubungan Laut Andi Hartono, Deputi Bina Tenaga dan Potensi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Basarnas Haris Achadi.

Semuanya menumpang Kapal Motor (KM ) Trisula yang dimiliki Kementerian Perhubungan dari dermaga Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

Kapal Baruna dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, (BPPT ) juga melakukan penyisiran di lokasi yang terletak tak jauh dari Pulau Lancang. Total ada sekitar 6 kapal yang berada di lokasi melakukan proses pencarian maupun penyelamatan  termasuk kapal Basarnas dan KRI Semarang milik TNI AL. 

Tiba di lokasi, Sadarestuwati lalu menaiki boat lebih kecil untuk mengelilingi area kejadian. Lalu berpindah ke kapal Basarnas yang telah lebih dulu berada di lokasi. Di sanalah doa bersama dilakukan. 

Begitu tiba di Kapal Basarnas 103 Wisnu, Sadarestuwati  langsung menyapa dan mengobrol dengan para penyelam. 

“Tim penyelam jangan sampai ada yang sakit ya,” ujarnya sembari memberi hormat.

Kemudian, rombongan Restu menuju helideck dan mereka berkumpul untuk berdoa. Semuanya berdiri membentuk setengah lingkaran untuk berdoa. Doa dipimpin Kepala Pusat Meterologi Maritim BMKG Eko Prasetyo. 

Kepala On Scene Commander (OSC) Kapal Wisnu, Hendra Sudirman pun memberikan penjelasan apa saja yang sudah dikerjakan sejak hari pertama musibah Sriwijaya Air. Diterangkannya ada sekitar 35 penyelam dari Basarnas Special Group yang dibantu Indonesia Diver Rescue Team bersama tim penyelam dari TNI AL. Sampai kemarin, sekitar 272 bagian tubuh telah diserahkan ke DVI. 

“Kita sediakan dokter untuk para penyelam dan semua yang ada di kapal ini juga mengikuti swab test,” ujar Hendra. 

Sadarestuwati juga mengapresiasi kinerja aparat, yang telah bekerja tanpa lelah sejak hari pertama tragedi kecelakaan itu. 

“Kami memberikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada teman-teman semuanya khususnya tim rescue, juga dari Kementerian Perhubungan, dari Basarnas, BMKG dan semua yang terlibat, termasuk TNI Polri yang sudah berhari-hari harus berada di tengah laut untuk melakukan pencarian ini,” kata Sadarestuwati. 

“Melihat kerja dari temen-temen di lapangan, jujur saya apresiasi, koordinasi yang baik, kejasama yang baik sehingga berjalan dengan lancar,” imbuhnya.

Sebagai kader PDIP, kata dia,  pihaknya mengikuti instruksi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri untuk memberikan dukungan. Karena itulah sejak awal, Baguna sudah mendirikan posko bantuan. 

“Ibu Megawati sejak awal meminta kami sesegera mungkin untuk ikut ambil bagian di dalam kegiatan yang dilaksanakan Basarnas dan BMKG. Kerjanya bisa langsung karena PDI Perjuangan memang memiliki MOU dengan BMKG dan juga Basarnas dan BNPB,” ujar Sadarestuwati. 

“Kami di Baguna tegak lurus dengan perintah partai untuk terus bekerja. Kalau Ibu Megawati menyampaikan, Baguna ini selalu berada di tengah rakyat, menangis dan tertawa bersama rakyat. Ini adalah kerja kemanusiaan yang Insya Allah terus kami lakukan,” lanjutnya. 

Selain posko untuk tragedi Sriwijaya Air, Sadarestuwati mengatakan Baguna juga sudah menurunkan tim penyelamatan dan kesehatan ke Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah yang baru saja mengalami bencana. 

“Selain itu kami juga membawa berbagai bantuan ke lokasi dan mendirikan dapur umum juga di sana. Juga berbagai bantuan untuk kejadian longsor di Sumedang. Insya Allah teman-teman yang di Kalsel juga melakukan kegiatan yang sama unuk membantu korban banjir di sana,” pungkasnya. (irw)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2