Catatan Untuk Kawasan Danau Toba - Waspada
banner 325x300

Catatan Untuk Kawasan Danau Toba

  • Bagikan
Pemerhati dan pelaku pariwisata r. Sanggam Hutapea, MM. (Waspada/dok)

JAKARTA (Waspada) Ketika Presiden Joko Widodo melakukan perombakan, dan ternyata salah satu menteri yang diganti adalah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wisnu Tama. Sebagai penggantinya Presiden menujuk Sandiaga Uno.
Tak tahu jelas apa alasan pasti dilakukan pergantian Wisnutama.
Namun tidak lama kemudian sebuah tayangan video promosi wisata Danau Toba yang diunggah Gista Putri berdurasi lima menit langsung mencuri perhatian .
Video promosi Danau Toba itu merupakan sekilas kisah terjadinya letusan gunung Toba yang maha dahsyat dan keindahan panorama Danau Toba yang merupakan danau terbesar kedua di dunia itu.

Sebelumnya, saat berada di Kaldera Toba , pada Jumat ( 18/12) Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengukapkan jabatan Dirut Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BP BPODT) saat ini lagi kosong , karena itu pemerintah membuka lowongan untuk jabatan Dirut BPODT.

Kedua peristiwa tersebut sebenarnya tidak saling terkait, tetapi tayangan video dan kekosongan Dirut BPOT itu, membuat teringat akan sosok pemerhati pariwisata yang selalu gencar menyuarakan kawasan pariwisata Danau Toba secara menyeluruh.

Pria yang selalu ramah dan terbuka untuk berdiskusi sama kalangan wartawan itu bernama Ir. Sanggam Hutapea, MM.

Sebagai pemerhati sekaligus pelaku pariwisata yang sudah menjalani seluruh daerah tujuan wisata di dunia ini, Sanggam selalu terusik akan keadaan kawasan pariwisata Danau Toba yang dari tahun ke tahun hanya tertidur pulas bagai gadis pinggiran butuh dandan .

Ketika ramai menanggapi dan mengganggumi tayangan video Danau Toba yang begitu berkelas dunia, teringat akan narasi yang selalu dilontarkan Sanggam Hutapea tentang dahsyatnya peristiwa terjadinya Danau Toba yang berawal dari letusan Gunung Toba ribuan tahun silam .

Dari peristiwa ledakan Gunung Toba yang maha dahsyat itu, Sanggam Hutapea meyakinin akan banyak kisah kisah besar dan menarik yang tergali dan jika dinarasikan dengan cermat dan kuat, akan menghasilkan berbagai kisah sebagai promosi yang kuat untuk menarik perhatian wisatawan berkunjung ke Danau Toba.

Demikian juga saat adanya informasi bahwa jabatan Dirut BP BPODT lagi kosong. Ide dan gagasan Sanggam Hutapea sangat tepat diterapkan di kawasan Danau Toba. Hanya saja sosok pengusaha sukses di Jakarta ini tidak ingin menonjolkan diri.

Pria pemilik salah satu hotel terbaik di kota turis Parapat yakni Parapat View hotel, adalah pekerja keras dan sangat kompeten, handal , akuntabel, serta memiliki keterpanggilan untuk mengembangkan pariwisata  Danau Toba.
 
Berbagai pandangannya dan gagasan cerdas dari Sanggam Hutapea, tentang kepariwisataan Danau Toba sungguh cemerlang. Dan setiap melontarkan gagasan selalu meihat peluang besar. Bahkan salah satu ide cemerlang dari Sanggam Hutapea adalah manfaatkan kawasan Tapanuli  dan Nias sebagai wisata  adventure.

Walau Sanggam Hutapea sudah berhasil di Jakarta, namun kecintaaannya akan Pariwisata Danau Toba selalu mengusiknya . Keterpanggilanjiwa itulah yang membuat Sanggam selalu melontarkan gagasan gagasan bagaimana membangun dan membenahi kawasan Danau Toba hingga menjadi wisata tingkat dunia.

Sanggam Hutapea mengingatkan harus bekerja keras untuk mengembangkan industri pariwisata kawasan Danau Toba, dengan pembangunanan berkelanjutan, serta pemberdayaan masyarakat .

Menurut Sanggam, yang harus dilakukan di kawasan Danau Toba saat adalah konservasi dan  mengembangkan kawasan itu. Dia menekankan tanpa adanya perkembangan di masyarakat, khususnya peningkatan ekonomi, maka koservasi Danau Toba akan sulit terealisasi. Jadi masyarakat harus sejahtera agar konservasi Danau Toba bisa optimal.

Pada satu kesempatan wawancara Sanggam, pun mengungkapkan hampir 20 tahun Pemerintah melupakan Danau Toba. Sanggam mengakui Danau Toba itu baru dilihat pemerintah setelah Joko Widodo (Jokowi) jadi presiden. Sebelum Jokowi jadi presiden, Pemerintah relatif melupakan Danau Toba. 

Sekaranglah saatnnya Pemerintah Indonesia memberikan perhatian lebih ke Danau Toba, kata Sanggam Hutapea saat wawancara dengan Waspada beberapa bulan lalu . (Andy Yanto Aritonang)

  • Bagikan