Polisi Gerebek Basis Narkoba Di Medan Barat

  • Bagikan
SEORANG penghuni rumah dites urine dan hasilnya positif mengkonsukmsi Narkoba saat penggerebekan lokasi Narkoba di Jl. Pertempuran Lorong 7 Kelurahan Pulo Brayan Kota Kecamatan Medan Barat, Jumat (22/10). Waspada/Ist
SEORANG penghuni rumah dites urine dan hasilnya positif mengkonsukmsi Narkoba saat penggerebekan lokasi Narkoba di Jl. Pertempuran Lorong 7 Kelurahan Pulo Brayan Kota Kecamatan Medan Barat, Jumat (22/10). Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Selama ini dijadikan sebagai lokasi penyalahgunaan Narkoba, kawasan Jl. Perempuran Lorong 7 Kelurahan Pulo Brayan Kota Kecamatan Medan Barat, digerebek oleh personil Sat Res Narkoba Polrestabes Medan.

Dari hasil penggerebekan tersebut, petugas membekuk 8 orang yang diduga pengedar dan pengguna narkoba masing-masing berinisial RE ,34, Mh ,23, HA ,25,. Berikutnya, Ad ,27, AN ,35, HK ,52, Ev ,28, dan FN(30). Dari tangan tersangka turut disita barang bukti narkoba jenis sabu seberat 3,42 gram, 11 kaca pirex dan 11 klip plastik kecil.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Ricky Ramadhan SIK MH didampingi Kanit Idik I Iptu Inul Yaqin dan Kanit Idik 3 Iptu Irwanta Sembiring yang dikonfirmasi wartawan, Jumat (22/10) mengatakan penggerebekan itu dilakukan berawal saat petugas menerima pengaduan masyarakat (Dumas) yang menyebutkan bahwa di Jl. Pertempuran Lorong 7 dijadikan tempat transaksi bandar Narkoba yang beromset puluhan juta rupiah.

“Dumas tersebut juga menyebutkan bahwa peredaran narkoba berlangsung selama selama 24 jam. Ironisnya bandar Narkoba di kawasan tersebut sudah pernah ditangkap karena kasua Narkoba,” jelas Kasat Res Narkoba.
Selanjutnya, tambah Kasat Res Narkoba, pihaknya melakukan penggerebekan dan menangkap sejumlah pengedar dan pecandu Narkoba.

“Petugas mencurigai 2 pria yang tiba-tiba membuang sesuatu ke tanah. Selanjutnya petugas mengamankan kedua pria itu lalu memungut benda yang dibuang. Ternyata benda tersebut 1 paket sabu-sabu,” jelasnya.

Saat diinterogasi, sambung Ricky, kedua tersangka mengaku baru membeli Narkoba itu dari seorang pria yang tinggal di rumah tak jauh dari tempat mereka diamankan. Sejumlah petugas langsung menggerebek 3 rumah yang diduga milik pengedar narkoba. Dari lokasi petugas membekuk 6 orang yang masih satu keluarga.

“Petugas kemudian melakukan penggeledahan di setiap sudut rumah serta di luar rumah. Hasilnya kita menemukan sejumlah paket sabu yang disimpan di atas ventilasi udara dan di saku celana yang dijemur di dalam rumah. Di saat bersamaan, petugas juga melakukan tes urine terhadap 8 pengedar dan pengguna narkoba itu. Hasilnya seluruh tersangka positif menggunakan Narkoba,” ungkap Kasat.

Lanjutnya, para tersangka masing-masing berinisial RE, Mh, HA, Ad, AN, HK, Ev dan FN berikut barang bukti sabu seberat 3,42 gram, 11 kaca pirex dan 11 klip plastik kecil digelandang ke Mako Sat Res Narkoba guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Satres Narkoba Polrestabes Medan akan terus menggempur basis-basis narkoba. Ini merupakan langkah untuk meyelamatkan generasi muda agar terbebas dari narkoba. Saya juga mengimbau masyarakat untuk membantu pihak kepolisian dalam pemberantasan narkoba, yakni dengan memberikan informasi tentang wilayahnya yang rawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” imbaunya mengakhiri.(m27)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *