Israel Kecam Rencana AS Buka Konsulat Palestina Di Yerusalem - Waspada

Israel Kecam Rencana AS Buka Konsulat Palestina Di Yerusalem

  • Bagikan

     TEL AVIV, Israel (Waspada): Israel tetap menolak rencana Amerika Serikat yang ingin membuka kembali konsulat di Yerusalem yang selama ini menjadi kantor perwakilan Washington untuk Palestina.

     Dilansir kantor berita Reuters, Rabu (13/10/2021), Konsulat tersebut sempat disatukan dengan kedubes AS oleh mantan presiden Donald Trump saat ia menjabat.

     “Tidak mungkin, tidak mungkin,” kata Menteri Kehakiman Israel, Gideon Saar, saat ditanya mengenai kelanjutan rencana pembukaan kembali konsulat AS itu dalam konferensi pers.

     Saar menegaskan pembukaan konsulat AS ini tetap perlu persetujuan Israel. “Kami tidak akan berkompromi soal ini,” katanya. Sementara itu Kedutaan Besar AS tak segera memberi komentar mengenai hal tersebut.

     Persoalan pembukaan kembali konsulat kemungkinan akan dibahas selama kunjungan Menteri Luar Negeri Israel, Yair Lapid, ke Washington pada Selasa (12/10).

     Lapid mengatakan pembukaan kembali konsulat dapat mengganggu ketenangan pemerintahannya. Sementara itu, Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menentang langkah AS itu yang dianggap bentuk pengakuan terhadap negara Palestina.

     Namun, media Israel berspekulasi bahwa Bennett bisa jadi mengalah jika AS menunda rencana pembukaan konsulat itu sampai pemerintahannya berhasil mengamankan anggaran nasional Israel yang lama tertunda di parlemen. Namun, Saar mengesampingkan spekulasi tersebut.

     “Saya ingin memperjelas, kami menentangnya (pembukaan konsulat). Kami 100 persen menentangnya. “Kami tidak akan menentangnya sekarang dan memiliki pandangan berbeda setelah anggaran nasional disetujui,” kata Saar. (reuters/m11)

  • Bagikan