Dosen UMA Desain Desa Pematang Johar Menjadi Kampung Wisata Batik

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Sebagai bagian dari TRI Dharma Perguruan Tinggi, Dosen Universitas Medan Area (UMA) melakukan kegiatan pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melalui Program Dana DIYA Tahun Ajaran 2021/2022 yang diberikan UMA kepada dosen sebagai perwujudan pengembangan kinerja dosen.

Tim Pelaksana PKM yaitu Yunita Syafitri Rambe, ST, MT, Ir. Neneng Yulia Barky, MT, Muhathir, S.Kom, M,Kom. Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Pematang Johar, Kabupaten Deliserdang dengan tema: “ Penataan Lingkungan Kampung Batik sebagai Kawasan Wisata Industri Rumah Tangga pada Desa Pematang Johar Kecamatan Labuhan Deli”.

Pelaksanaan pengabdian ini dimulai dari hasil diskusi yang dilakukan oleh para pengabdi, Sanggar Batik Liza dan kepala Desa Pematang Johar. Pada Desa Pematang Johar terdapat satu sanggar Batik yaitu Batik Liza Mangrove yang menjadi pelopor adanya kerajinan Batik di Desa Pematang Johar.

Liza mengatakan, banyaknya ibu rumah tangga tidak mempunyai penghasilan bahkan di zaman Covid-19 ini, banyak anak-anak remaja yang tidak bersekolah, sehingga ia dan dukungan kepada Desa Pematang Johar terus mengajak dan memberikan pelatihan kepada ibu rumah tangga untuk membatik.

Liza terus mengajak agar semua perempuan khususnya di Desa Pematang Johar untuk mempunyai pendapatan dalam membantu kehidupan perekonomian keluarga. Liza juga menginginkan agar desa mereka menjadi desa kampung batik. Hal ini juga disambut baik oleh kepada Desa Pematang Johar, Sudarman, S.Pd.

Ia menjelaskan adanya beberapa pelatihan-pelatihan batikyang merupakan modal awal kami untuk menjadikan kampung kami menjadi kampung batik. Dia juga menjelaskan pencapaian yang di dapat sekarang sudah 15 dusun yang mendapatkan pelatihan dan bisa melakukan kerajinan batik.

Dengan perkembangan dan potensi desa yang ada, batik mulai memberikan ciri khas mereka dengan potensi sawah menjadi objek batik mereka. Di latar belakangi oleh hal ini, Sudarman menginginkan kemajuan desa mereka dengan membuat kampung mereka menjadi kampung batik

Ketua PKM UMA Yunita Syafitri Rambe, ST, MT bersama tim berusaha membantu untuk menwujudkan mimpi besar warga Desa Pematang Johar. “Perwujudan kampung batik akan terealisasi dengan baik dan berkesan, jadi semua hal akan kita rencanakan secara detail sesuai dengan kebutuhan dan fungsi yang ada,” katanya.

Yunita mengatakan, tim yang berlatar belakang pendidikan di dunia arsitektur dan informatika mendampingi warga untuk mendesain hawasan Desa Pematang Johar menjadi suatu kampung batik yang tertata dengan melakukan penataan Kawasan, perbaikan kondisi lingkungan, peningkatan penghijauan, dan memberikan lahan perekonomian baru bagi masyarakat setempat dengan menerapkan Konsep Desa Wisata Batik berbasis masyarakat.

“Fokus pengabdian yang dilakukan yaitu melakukan penataan masterplan kawasan wisata kampung batik melalui prototype pengembangan, dengan menjadikan batik sebagai objek pengembangan Desa Pematang Johar yang nantinya diinginkan menjadikan desa ini sebagai suatu kawasan wisata industri rumah tangga.” kata Yunita.

Sudarman, SPd sebagai kepala Desa Pematang Johar merasa sangat bersyukur dengan adanya pengabdian Kepada Masyarakat ini. “Para pengabdi dapat mewujudkan desa kampung batik melalui gambar master plan Kawasan dan detail perencanaan,” katanya. (m19)

Waspada/Ist
Tim PKM UMA bersama warga Desa Pematang Johar.

Virus-free. www.avast.com
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *