Waspada
Waspada » Mama Watt’s Tawarkan Aneka Bubur Buka Puasa Gratis Ongkir
Kuliner

Mama Watt’s Tawarkan Aneka Bubur Buka Puasa Gratis Ongkir

ANEKA bubur khas Mama Watt's selama Ramadhan bisa bebas ongkir. Waspada/Anum Saskia
ANEKA bubur khas Mama Watt's selama Ramadhan bisa bebas ongkir. Waspada/Anum Saskia

MEDAN (Waspada): Banyak cara pemilik (owner) usaha untuk saling berbuat kebaikan saat bulan suci Ramadhan.

Seperti dilakukan owner Mama Watt’s, Wati Badar. Di mana, Mama Watt’s menyediakan aneka makanan tradisional dan aneka cake dengan cita rasa tiada tara.

Bulan suci Ramadhan ini menjadi momen bagi Wati Badar untuk saling berbagi dengan mempermudah konsumen menerima orderan menu aneka bubur untuk terbuka puasa.

Caranya, dia gratiskan ongkos kirim (ongkir) bagi konsumen di kawasan terjangkau dari Jl Kenanga Raya No 3 Komplek Ruko Asoka Tanjung Sari Medan Selayang.

Jika konsumen jarak kediaman terlalu jauh, Mama Watt’s akan membantu subsidi ongkir.

“Ya, saya ingin berbagi dengan cara seperti ini. Memberi kemudahan untuk konsumen saat bulan Ramadhan, dengan memberi bebas ongkir jika jarak tidak terlalu jauh dan memberi subsidi ongkir untuk konsumen yang jauh, seperti di kawasan Menteng Medan Denai,” ucap Wati Badar, Rabu (14/4).

Lalu, bagaimana sistem diterapkan untuk mendapatkan bebas Ongkir?

“Nah, bagi pembeli yang ingin bebas ongkir, pesanan minimal 4 cup bubur. Itupun harus pesan di nomor kontak 082161526695. Batas pemesanan sebelum pukul 14 WIB setiap harinya,” katanya.

Dia menambahkan bagi konsumen yang datang langsung ke Jl Kenanga Raya No 3 Komplek Ruko Asoka Tanjung Sari Medan,jika membeli 4 cup bubur akan diberi gratis 1 cup.

“Ini berlaku selama bulan suci Ramadhan,” ujarnya sembari menyebutkan hari biasa, dia membuat aneka bubur hari Senin dan Kamis, karena banyak yang puasa sunnah.

Aneka Bubur

Apasaja bubur yang bisa dipilih konsumen?

“Sejak dulu saya tetap komitmen membuat aneka bubur tradisional. Saya termasuk mewarisi bakat orang tua pembuat kue tradisional. Maka beragam bubur buatan sayapun asli tradisional dengan bahan lokal,” ungkapnya.

Bagaimana dengan cita rasa? “Saya yakin enak. Sebab, konsumen yang sama selalu order pagi hari. Mungkin takut kehabisan. Sebab, saya siapkan perhari hanya 300 cup saja,” bebernya.

Pendapat Wati Badar diiyakan Sami, seorang konsumen yang menikmati bubur saat berbuka puasa bersama.

Kata Sami, enak buburnya Sami memilih bubur kampiun.

Bubur kampiun ini mengandalkan tepung beras, tepung beras pulut, gula aren asli, santan, kacang hijau, pulut dan pisang raja.

“Aroma santan dan gula aren ini sangat pas disantap ketika berbuka puasa. Teringat pulak awak di Padang Sumatera Barat, karena bubur ini asalnya dari sana,” ujar Sami, yang penasaran akan rasa bubur ubi lumer.(m22)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2