Kompaknya Orang Tua dan Anak di Faber Castell Art Family Competition, Dipuji Kemdikbud

JAKARTA (Waspada): Tahun ini, perusahaan alat tulis dan gambar, Faber-Castell kembali menggelar lomba gambar dan prakarya bareng keluarga tingkat nasional bertajuk “Faber-Castell Family Art Competitions 3”. Lomba yang berlangsung selama Oktober 2019 hingga April 2020 itu digelar di 37 kota. 

Kompaknya Orang Tua dan Anak di Faber Castell Art Family Competition, Dipuji Kemdikbud
lomba gambar dan prakarya bareng keluarga tingkat nasional bertajuk “Faber-Castell Family Art Competitions 3”.

Product Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Richard Panelewen mengatakan,  Faber-Castell Family Art Competitions mendapat apresiasi yang bagus di masyarakat. Jumlah peserta lomba tahun lalu mencapai 39.202 di 35 kota.


 “Tahun ini diharapkan ada sekitar 42 ribu pendaftar lomba. Karena jumlah kota penyelenggara ditambah dari 35 menjadi 37 kota,” ujarnya dalam jumpa pers penyelenggaraan lomba di Jakarta, Sabtu (16/11).


Hadir dalam kesempatan itu, Direktur Pembinaan Sekolah Dasar (SD), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Khamim, Kasubdit Peserta Didik Direktorat Pembinaan SD, Khairullah dan Public Relations Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Andri Kurniawan.


Richard menjelaskan, hadiah utama berupa kunjungan ke luar negeri selalu diberikan  untuk membuka wawasan para siswa tentang kehidupan di negara lain. Diharapkan anak semakin terbuka dengan perubahan dan berpikir lebih maju.

“Negara yang dituju setiap tahun dibuat berbeda-beda. Kompetisi pertama ke Singapura, kedua Thailand dan ketiga ke Hongkong,” tuturnya.


Lomba mengikutsertakan orang tua dan mengutamakan aspek kreativitas dengan bahan baku dari produk faber castell. 


Faber Castell International Indonesia telah 8 kali menggelar lomba serupa. Para peserta diakumulasi telah mencapai lebih dari 39 ribu anak dari ribuan sekolah di puluhan kota dan kabupaten. 


"Kami juga telah menggelar pelatihan bagi guru-guru seni di banyak sekolah," kata Andri Kurniawan. 


Menurut Andri, lewat kompetisi seni semacam ini akan terjalin kebersamaan antara anak dan keluarganya, karena komunikasi terus terjadi saat mewarnai gambar dan membuat prakarya seni. Ini sejalan dengan semangat yang diusung Faber-Castell lewat “My Wonderful Family”.

“Semoga lomba seni dapat memberi nilai positif bagi banyak keluarga,” kata Andri seraya menambahkan kegiatan lomba juga selaras dengan kampanye yang sedang diusung Faber-Castell lewat tagar #Art4All yaitu seni bisa dinikmati semua jenjang umur.


Direktur Pembinaan SD Ditjen Dikdasmen Kemdikbud, DR Khamim menyampaikan apresiasi dari Kementeria Pendidikan dan Kebudayaan atas langkah konsisten Faber Castell dalam ikut membina pendidikan seni di Indonesia. Menurutnya, pendidikan seni sangat penting sebagai bagian dari pendidikan karakter. 


"Apalagi dalam setiap lomba, faber castel selalu mengutamakan kreatifvitas yang dibalut dalam ikatan kental antara orang tua dan anak. Ini sangat penting. Sebab sesungguhnya, peran serta orang tua adalah bagian terpenting dalam sistem pendidikan dimanapun berada,"ujar Khamim. 


Dikatakan Khamim, pemerintah sangat menghargai apabila pihak swasta banyak yang berperan seperti halnya Faber Castell dalam dunia pendidikan. Bahkan kalau perlu ikut memasukkan kurikulum pemerintah dalam program pelatihan guru seni yang diketahui telah digagas Faber Castell sejak lama.


"Apa yang dilakukan faber castell ini dapat dikatakan telah membantu pemerintah mempeecepat pemerataan pendidikan di Indonesia. Kalau bisa, diupayakan juga menyentuh daerah-daerah terpencil,"kata Khamim. (dianw/B).