Sudah Divaksin Tapi Tidak Dapat Sertifikat, Ini Jawaban Kemenkes - Waspada

Sudah Divaksin Tapi Tidak Dapat Sertifikat, Ini Jawaban Kemenkes

  • Bagikan

JAKARTA (Waspada): Permasalahan sertifikat vaksinasi COVID-19 acap kali dikeluhkan oleh sebagian masyarakat. Ada yang salah data ada juga yang belum mendapatkan sertifikat padahal sudah divaksinasi.

Sertifikat vaksin diberikan kepada seseorang yang telah divaksinasi COVID-19 baik dosis pertama maupun dosis kedua. Keberadaannya saat ini tergolong penting karena menjadi syarat dalam melakukan perjalanan atau syarat akses ke sejumlah fasilitas publik.

                                             

Sejumlah kendala yang dikeluhkan masyarakat adalah terutama soal kesalahan data dan belum mendapatkan sertifikat tersebut. Pertanyaan-pertanyaan seputar kendala tersebut pun bermunculan di media sosial Kementerian Kesehatan, baik di Instagram, Twitter, maupun Facebook.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan drg. Widyawati, MKM mengatakan masyarakat bisa menyampaikan kendala yang dihadapi melalui email [email protected]

“Proses perbaikan dapat dilakukan dengan mudah melalui email [email protected],” katanya di Jakarta.

Masyarakat yang mengalami kendala dapat mengirimkan email dengan format : Nama Lengkap, NIK KTP, Tempat Tanggal Lahir, dan nomor hp. Lampirkan foto dan kartu vaksin.

Supaya bisa langsung diproses, user bisa langsung menyampaikan biodata lengkap, swafoto dengan memegang KTP, dan menjelaskan keluhannya.

Data sampai Sabtu (14/8) sudah ada 27.793.556 orang Indonesia yang divaksinasi sampai tahap kedua. Sementara 53.618.870 orang telah melalui tahap pertama.

Sementara target sasaran vaksinasi mencapai 208 juta lebih dari total 270 juta penduduk Indonesia.

Masih berdasarkan data tersebut, jumlah terpapar Covid-19 telah mencapai 3.833.541 orang dengan penambahan kasus positif baru mencapai lebih dari 28 ribu pada kurun waktu 24 jam terakhir. (J02)

  • Bagikan