Sebanyak 68 Juta Orang Indonesia Alami Obesitas

  • Bagikan

JAKARTA (Waspada): Obesitas merupakan masalah yang kompleks dan menjadi tantangan bagi kita semua. Target global obesitas adalah menghentikan kenaikan prevalensi obesitas.

Hal itu mengemuka dalam seminar bertajuk “Bergerak Cegah Obesitas” yang disiarkan melalui Zoom dan Youtube Bappenas RI serta dihadiri perwakilan 26 Kementerian/Lembaga (K/L) serta jejaring Scaling Up Nutrition Networks (SUN) Indonesia, Jumat (12/11).

“Melalui pertemuan ini, diharapkan kita dapat meningkatkan peran SUN Networks di Indonesia dalam upaya perbaikan gizi, terutama menekan angka obesitas, sesuai dengan indikator pokok dalam RPJMN 2020-2024” ujar Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, Subandi Sardjoko, pada pembukaan Seminar.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang hadir pada pembukaan seminar, menyatakan dukungannya terhadap acara ini.

“Scaling Up Nutrition merupakan wujud respons negara-negara di dunia terhadap kondisi status gizi, yang berpengaruh besar terhadap ekonomi dan kualitas hidup manusia. Indonesia telah menjadi bagian dari negara yang berkomitmen untuk perbaikan gizi dan mendukung terwujudnya SDGs,” tutur Budi.

Plt Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes Elvieda Sariwati dalam kesempatan yang sama mengatakan, angka obesitas di Indonesia untuk kategori orang dewasa maupun anak-anak cukup tinggi.

Sekitar satu dari tiga orang dewasa mempunya obesitas. Dari angka tersebut, sekitar 35,4 persen populasi orang dewasa atau setara dengan 68 juta jiwa mengalami obesitas.

Selain itu, angka obesitas di kategori anak-anak (usia 5-12 tahun) juga tidak kalah tinggi. Elvieda mengatakan sekitar satu dari lima anak-anak mempunyai kelebihan berat badan atau obesitas.

“Angka tersebut setara dengan 20 persen populasi anak-anak di Indonesia,” kata dia.

Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat Kementerian PPN/Bappenas, Pungkas Bahjuri Ali menekankan tentang konsumsi makanan dan aktivitas fisik sebagai faktor yang berperan penting dalam obesitas. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPMJN) 2020-2024, telah ditetapkan target agar tingkat obesitas di Indonesia tidak mengalami kenaikan.  

Tiga poin  untuk menekan angka obesitas. Pertama adalah program yang efektif dan komprehensif. Kemudian penguatan upaya promotif-preventif melalui pembudayaan Germas, perilaku CERDIK, sinergi dan lintas program. Ketiga, kolaborasi lintas sektor serta perlu adanya peer group pada lingkungan remaja dalam upaya edukasi dan komunikasi risiko terkait pencegahan dan risiko obesitas.

“Poin penting yang  juga dihasilkan dari seminar ini adalah perlunya dibuat program kerja yang tertata dan berkelanjutan dalam rangka pencengahan obesitas,” imbuh Pungkas.

Seminar daring yang diselenggarakan Bappenas ini merupakan bagian dari rangkaian acara Scaling Up Nutrition (SUN) Annual Meeting tahun 2021. Sebagai sebuah forum tahunan, SUN Annual Meeting merupakan wadah berbagi pengalaman dan pembelajaran dalam percepatan perbaikan gizi di Indonesia. Kegiatan yang diselenggarakan pertama kali pada tahun 2019 ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti pemerintah, mitra pembangunan, dunia usaha, organisasi masyarakat sipil, akademisi, serta organisasi profesi. Tahun ini, SUN Annual Meeting mengangkat tema “Satu Dekade Melangkah Bersama”. Tema ini sesuai momentum sepuluh tahun Indonesia bergabung dengan gerakan global Scaling Up Nutrition. Rencananya, puncak acara SUN Annual Meeting akan digelar pada akhir November 2021. (J02)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *