Fakultas Keperawatan USU PKM Tentang Kesehatan Menstruasi Remaja - Waspada

Fakultas Keperawatan USU PKM Tentang Kesehatan Menstruasi Remaja

  • Bagikan
TIM PKM Fakultas Keperawatan USU foto bersama disela-sela melakukan pengabdian kepada masyarakat, di Komunitas Peduli Anak (Kopa), Kel. Kampung Aur, Kec. Medan Maimun. Waspada/Ist
TIM PKM Fakultas Keperawatan USU foto bersama disela-sela melakukan pengabdian kepada masyarakat, di Komunitas Peduli Anak (Kopa), Kel. Kampung Aur, Kec. Medan Maimun. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tentang pelatihan senam dismenorea dan penatalaksanaan pola hidup sehat selama menstruasi sebagai implementasi manajemen kesehatan menstruasi pada remaja, di Komunitas Peduli Anak (Kopa), Kelurahan Kampung Aur, Kecamatan Medan Maimun, baru-baru ini.

Tim PKM yang diketahui Nur Asnah Sitohang SkepNs Mkep, didampingi anggota Diah Lestari Nasution SST Mkeb, dalam paparannya dihadapan Komunitas Peduli Anak menjelaskan, menstruasi adalah penglepasan dinding endometrium yang disertai dengan pendarahan yang terjadi secara berulang setiap bulannya kecuali pada saat kehamilan.

Lama siklus menstruasi rata-rata 28 hari. Dismenore adalah nyeri selama atau sesaat sebelum menstruasi. Remaja banyak mengalami dismenore pada tiga tahun pertama setelah haid pertama (menarche). Dismenorea dapat menyebabkan seseorang menjadi pusing, mual, muntah, nyeri kepala dan bahkan sampai pingsan.

Dismenore dalam kondisi yang hebat dapat mengganggu aktivitas sehari-hari seperti belajardan sekolah. Menurut Nur Asnah, intervensi yang dapat mengurangi dismenore adalah dengan melakukan olahraga yaitu senam dismenorea.

Senam membuat tubuh banyak bergerak, sehingga memperlancar aliran darah dan pengiriman oksigen keotot. Senam yang dilakukan juga menghasilkan hormon endorfin.

TIM PKM Fakultas Keperawatan USU foto bersama disela-sela melakukan pengabdian kepada masyarakat, di Komunitas Peduli Anak (Kopa), Kel. Kampung Aur, Kec. Medan Maimun. Waspada/Ist
TIM PKM Fakultas Keperawatan USU foto bersama disela-sela melakukan pengabdian kepada masyarakat, di Komunitas Peduli Anak (Kopa), Kel. Kampung Aur, Kec. Medan Maimun. Waspada/Ist

“Hormon endorfin yang tinggi akan menurunkan atau meringankan rasa nyeri yang dirasakan seseorang, sehingga menjadi lebih nyaman dan gembira. Senam ini tidak membutuhkan biaya yang mahal, mudah dilakukan dan tentunya tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh,” tutur Nur Asnah. (m15)

  • Bagikan