Waspada
Waspada » Badan POM Sudah Cabut Ijin Edar Ramuan Herbal Hadi Pranoto
Kesehatan

Badan POM Sudah Cabut Ijin Edar Ramuan Herbal Hadi Pranoto

Kepala BPOM Penny K Lukito

JAKARTA (Waspada): Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Penny K Lukito menegaskan jika ijin edar herbal Bio Nuswa milik Hadi Pranoto telah dicabut sejak Mei 2020. Pencabutan disebabkan ada over klaim yang menyatakan ramuan minuman yang terdaftar sebagai herbal itu mampu menyembuhkan seseorang dari penyakit Covid-19.

“Sebelum ramai seperti sekarang, BPOM sudah mencabut ijin edar Bio Nuswa yang diklaim sebagai antibodi penangkal Covid-19,” ujar Penny saat diwawancara salah satu televisi swasta, Rabu (5/8).

Bio Nuswa, lanjut Penny, didaftarkan ke BPOM sebagai ramuan herbal, sejak April 2020. Tetapi seiring pengawasan pihak BPOM, ada over klaim Bio Nuswa di sejumlah media sosial yang menyatakan mampu menjadi penyembuh Covid-19. Karena itu, ijin edar lantas dicabut.

Pengamatan BPOM, produk milik Hadi Pranoto ini sudah sempat beredar sampai ke Sumatera.

Seperti ramai diberitakan, seseorang bernama Hadi Pranoto telah mengklaim ramuannya bernama Bio Nuswa, sebagai antibodi penangkal Covid-19. Pernyataannya itu menjadi viral manakala penyanyi terkenal yang juga youtuber, Anji, mewawancarai Hadi dalam kanal youtube duniamanji.

Konten yang dirilis Anji pun dilaporkan Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid ke Polda Metro Jaya, Senin (3/8). Konten media sosial Anji dinilai meresahkan masyarakat karena bertengangan dengan kenyataan terkait penanganan Covid-19 yang diungkap para ahli.

Laporan Muannas bernomor LP/4538/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ dengan pelapor atas nama Muannas sendiri dan terlapor atas nama Hadi Pranoto dan pemilik akun Youtube Duniamanji, Anji. (J02)

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2