Alami Gangguan Berkemih, Waspada Prostat Membesar - Waspada

Alami Gangguan Berkemih, Waspada Prostat Membesar
By dr. Naomi Juliana Sinaga

  • Bagikan

 Pembesaran prostat/Benign Prostat  Hyperplasia (BPH) adalah masalah kesehatan yang jamak dialami pria lanjut usia.
    Prostat adalah kelenjar pada pria yang terletak di bawah kandung kemih dan di sekitar uretra (saluran kencing). Prostat berfungsi untuk memproduksi cairan yang membawa air mani/semen dan membantu mengeluarkan air mani saat ejakulasi.
    Pembesaran prostat jinak adalah kondisi ketika kelenjar prostat mengalami pembengkakan, namun tidak bersifat kanker (ganas). Pada laki-laki usia >50 tahun, sebagian besar gangguan berkemih disebabkan oleh pembesaran prostat jinak/benign prostatic hyperplasia (BPH).
    Peluang seorang pria untuk mengalami BPH naik seiring dengan bertambahnya usia. Berikut adalah data prevalensi histologi BPH dari hasil beberapa studi otopsi di seluruh dunia:
    Usia 30-39    : 10 persen
    Usia 40-49     : 20 persen
    Usia 60-69     : 50-60 persen
    Usia 70-79     : 80 persen
    Usia >80     : 90 persen
    Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang menderita BPH, yakni:
    1. Usia/faktor penuaan
    2. Ras
    3. Keturunan/genetik
    4. Gaya Hidup: Pola makan rendah serat, asupan tinggi kalori, tinggi protein, daging merah, lemak, susu/produk susu, unggas. Kemudian, aktivitas fisik yang rendah
    5. Sindrom Metabolik: obesitas dan diabetes
    6. Inflamasi kronik pada prostat.

    Gejala pada BPH
    1. Sering buang air kecil lebih dari biasanya
    2. Sering terbangun pada malam hari untuk berkemih
    3. Timbul rasa ingin buang air kecil mendadak dan sulit menahan
    4. Pancaran urin lemah
    5. Buang air kecil terputus-putus
    6. Harus mengejan untuk buang air kecil
        7. Rasa tidak lampias
        8. Urin menetes setelah selesai buang air kecil
    Kapan harus ke dokter?
    Jika anda merasakan gejala prostat bengkak atau mengalami masalah kencing, segera konsultasikan ke dokter. Gangguan kencing yang   tidak diobati bisa menyebabkan penyumbatan saluran kencing sampai merusak ginjal.

  • Bagikan