Kasus OTT,Dzulmi Eldin  Diboyong Ke Jakarta

DELISERDANG (Waspada): Wali Kota Medan Dzulmi Eldin diboyong ke Cengkareng,Jakarta melalui Kualanamu International Airport (KNIA) dengan pesawat Garuda Indonesia,GA 183, Rabu (16/10) pukul 08:30. Eldin diduga terjaring kasus operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Medan.

Kasus OTT,Dzulmi Eldin  Diboyong Ke Jakarta

Informasi dihimpun Waspada, selain Dzulmi Eldin, dalam pesawat yang sama juga turut dibawa lima rekannya. Eldin yang duduk(seat) 6 K itu dikawal sejumlah petugas pengamanan.
Sejauh ini, pengamanan berlangsung aman dan lancar. Sebab, penumpang maupun pengunjung di bandara tak mengetahui kasus yang telah menimpa Wali Kota Medan tersebut. Bahkan, Eldin sempat sarapan pagi di salahsatu tenant di lantai I KNIA.
“Benar pak Dzulmi Eldin berangkat naik GA 183  ke Jakarta melalui pintu 9,” ucap salah seorang petugas groundhandling Garuda di ruang tunggu keberangkatan domestik.
Pria yang enggan disebut namanya itu, sama sekali tak menyangka kalau Wali Kota Medan terjerat kasus OTT KPK. Airport Duty Manager PT. Angkasa Pura II Kualanamu Abdi Negoro didampingi Junior Manager Hesron yang dikonfirmasi Waspada belum mengetahui hal itu. “Kami belum dapat info Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dibawa ke Jakarta,” ucapnya.
Sebelumnya, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan ada lima tim lain yang ditugaskan di Medan. “Dari OTT malam sampai dini hari tadi, total tujuh orang diamankan, yaitu dari unsur Wali Kota, Kepala Dinas PU, protokoler, ajudan Wali Kota dan swasta,” sebutnya.
Selain itu juga turut diamankan, lebih dari Rp 200 juta. Diduga praktik setoran dari dinas-dinas sudah berlangsung beberapa kali. “Tim sedang mendalami lebih lanjut,” jelasnya. (m29/C)